Real Count KPU RI, Prabowo-Gibran Makin Melejit dengan Posisi 57,95 Persen

Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran (Istimewa)

Manokwari, TopbNews.com – Suara pasangan Calon Presiden dan Wakil Residen Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka makin tak terkejar dari dua paslon lainnya berdasarkan hitung real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

mostbet

Pantauan TopbNews Minggu (18/2) siang pukul 14.00 WIB, KPU terakhir kali mengunggah data hasil perolehan suara pemilu 2024 pada Sabtu (17/2) pukul 19.30:11 WIB. Hasil real count Pemilu yang diumumkan KPU sudah mencapai 66,61 persen atau 548.354 TPS dari 823.236 TPS di seluruh Indonesia.

Dari jumlah itu Prabowo-Gibran meraup 49.747.461 atau 57.95 persen suara penduduk Indonesia. Angka ini jauh dibanding dua paslon lainnya.

Di posisi kedua ada pasangan Nomor Urut 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Pasangan AMIN, mendapat 21.013.738 suara atau 24.48 persen.

Hasil hitung suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI 2024 berdasarkan real count KPU RI, Sabtu 17/2/2024 (Istimewa)

Sementara pasangan Nomor Urut 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memperoleh 15.084.928 atau 17.57 persen.

Data menunjukkan, Anies-Muhaimin menguasai Aceh dan Sumatera Barat. Suara Anies-Muhaimin di Aceh tertinggi dari calon lainnya yakni 1.256.908 suara atau 75.99 persen. Di Sumatera Barat AMIN memperoleh 809.665 suara atau 56.64 persen.

Anies-Muhaimin juga bersaing dengan Prabowo-Gibran di DKI Jakarta. Anies-Muhaimin tercatat mendapat 1.270.924 suara atau 40.92 persen. Sementara Prabowo-Gibran unggul tipis dengan 1.276.158 suara atau 41.09 persen.

Pasangan Ganjar-Mahfud hanya unggul untuk dapil Luar Negeri. Ganjar-Mahfud mendapat 122 ribu suara, sedangkan Prabowo-Gibran 119 ribu, dan Anies-Muhaimin 76 ribu.

Sementara pasangan Prabowo-Gibran unggul pada 36 Provinsi di Indonesia berdasarkan Hasil real count Pemilu yang diumumkan KPU pada Sabtu (17/2).

Kendati demikian Ganjar-Mahfud tetap mendapat suara yang besar di Jawa Tengah, Bali dan NTT, sebagai basis suara. Namun suara mereka tetap kalah dari Prabowo-Gibran.

Penghitungan suara oleh KPU sudah dilakukan sejak Rabu (14/2). KPU menghimpun data perolehan suara dari semua TPS di seluruh Indonesia lewat aplikasi Sirekap.

Hasil suara resmi yang akan ditetapkan oleh KPU adalah penghitungan suara manual yang dilakukan secara bertingkat dari kecamatan, Kabupaten/Kota hingga ke nasional.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!