
Manokwari, TopbNews.com – Ratusan aparatur pemerintah kampung dan pengurus kelembagaan kampung dari 7 Kabupaten se-Papua Barat, Selasa (3/10) mengikuti Pelatihan Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) di Manokwari.
Pelatihan P3PD yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini, merupakan gelombang ke 3 dari 8 gelombang yang digelar secara bertahap di Provinsi Papua Barat.
Penjabat Gubernur Papua Barat diwakili Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Provinsi Papua Barat, Legius Wanimbo menyampaikan, pelatihan P3PD merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk membantu aparatur pemerintah desa dalam meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kualitas.
Tujuannya, penguatan sistem pendampingan dan pengembangan kapasitas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, dan penguatan sistem informasi dan data desa berbasis teknologi untuk memperbaiki koordinasi supervisi monitoring dan evaluasi kinerja desa serta mendorong pemakaian data dalam perencanaan dan penganggaran di tingkat Desa.
Legius Wanimbo menjelaskan, kampung merupakan target dari program. Dimana setiap kegiatan, penerima manfaat sasarannya tentu ada di kampung atau desa. Maka diperlukan penguatan aparatur pemerintahan dan pengurus kelembagaan desa.

“Kita memiliki potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, penduduk, dan wilayah yang sangat luar biasa. Karena itu desa atau kampung itu menjadi sangat penting untuk mendapatkan pemberdayaan, mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitasnya,” terangnya pada pembukaan pelatihan P3PD disalah satu hotel di Manokwari.
Legius berpesan kepada peserta pelatihan agar dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan dapat mengidentifikasi berdasarkan pelaksanaan undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, agar dapat mengenal potensi yang dimilikinya guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Legius berharap, materi pelatihan yang diterima hasilnya berdampak terhadap kemajuan kampung.
“Dinas terus mendorong aparatur kampung dengan membekali diri melalui pelatihan ini untuk menggali potensi yang ada di kampung, memberikan dampak atau perubahan di setiap kampungnya,” harap Legius Wanimbo.
Sementara itu, para peserta Pelatihan Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) dibagi dalam 6 kelas dengan tematik yang berbeda. Salah satunya terkait perencanaan desa atau kampung berbasis data.
Pelatihan yang digelar selama 3 hari ini, diikuti Kepala Desa, Sekretaris Desa, perwakilan lembaga desa seperti Badan Pemusyawaratan Desa, PKK, Kader Posyandu dan Karang Taruna.
Penulis : Tesan