Proses Seleksi Pegawai di Kawil Kemenkumaham Papua Barat Memasuki Tahap Kedua

Ketua Panitia Seleksi Pegawai Kantor Kemenkumham Papua Barat, Edward J. Sinaga (Foto : KY/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Kepala Divisi Administrasi HAM sekaligus Ketua Panitia Seleksi Pegawai, Edward James Sinaga, menyampaikan bahwa Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat tengah melaksanakan proses seleksi tahap kedua secara serentak bersama seluruh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM lainnya di Indonesia.

Edward menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti seleksi tahap kedua ini adalah mereka yang telah lolos seleksi tahap pertama berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pada tahap kedua, peserta akan menjalani tes kesehatan dan psikotes.

“Kami melaksanakan dua jenis tes secara paralel. Tes kesehatan dilakukan di rumah sakit, sedangkan psikotes dilaksanakan di aula dengan perangkat yang disediakan oleh penyedia jasa,” ungkap Edward.

Edward memaparkan bahwa psikotes bertujuan mengukur kemampuan aritmatika, logika, dan potensi kecerdasan peserta. Tes ini berlangsung selama 90 menit.

Sementara itu, tes kesehatan bertujuan untuk memastikan peserta tidak memiliki penyakit menular seperti HIV atau TBC, serta memeriksa kondisi fisik lainnya.

“Kesehatan fisik dan mental adalah syarat utama karena peserta nantinya harus mampu bekerja dengan baik sesuai tugas dan fungsi yang dilamar,” katanya.

Pada seleksi tahap ini, sebanyak 128 peserta dijadwalkan menjalani tes selama dua hari. Namun, Edward menambahkan bahwa jumlah peserta yang hadir mungkin berbeda karena beberapa peserta dari tahap pertama dinyatakan tidak memenuhi syarat lebih lanjut.

Proses Penilaian dan Pengumuman Hasil
Hasil tes akan diumumkan oleh instansi terkait.

“Hasil tes psikotes dikelola oleh penyedia jasa yang bekerja sama dengan kementerian, sedangkan hasil tes kesehatan dilakukan oleh rumah sakit,” jelas Edward.

Ia juga menekankan bahwa standar kualitas peserta yang lolos sudah terukur, khususnya mereka yang mampu melewati tes CAT sebelumnya.

“Jika sudah lolos CAT, itu sudah menjadi indikator bahwa peserta memiliki kualitas intelektual yang baik”, tambahnya.

Proses seleksi ini bertujuan memastikan pegawai yang diterima nantinya memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas dan fungsi mereka di Kementerian Hukum dan HAM. Edward berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. (*/KY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!