
Manokwari, TopbNews.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat (Kanwil Kemenkumham Pabar) gelar Workshop Promosi dan Diseminasi Paten di Manokwari, Selasa (20/2).
Kegiatan ini dalam rangka mendukung pelayanan publik kepada masyarakat melalui pengembangan inovasi layanan masyarakat dan penyebarluasan informasi serta penguatan kepada peneliti dan inventor tentang pentingnya pendaftaran dan perlindungan Paten serta asistensi tentang permohonan paten yang sudah diajukan di Provinsi Papua Barat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Taufiqurrakhman, mengatakan bahwa sejalan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi dibarengi dengan penggunaan dan penerapan teknologi di bidang bisnis dan pemasaran maka para peneliti dan investor hendaknya pandai mengambil peluang dan meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan produk yang berkualitas.
Lanjutnya, bukti nyata dari keseriusan pemerintah dalam penanganan kekayaan Intelektual yakni Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual melalui Direktorat Paten melaksanakan salah satu program unggulan tahun 2024 yakni One Stop Service.
“Tujuannya untuk meningkatkan jumlah pemohon paten melalui sosialisasi sistem paten Indonesia bagi berbagai pemangku kepentingan paten;
Mempercepat penyelesaian permohonan Paten melalui Konsultasi langsung antara Pemeriksa Paten dengan Inventor; serta memastikan seluruh provinsi di Indonesia memiliki permohonan Paten”, ujarnya.
Taufiqurrakhamn menyebutkan bahwa Kanwil Kemenkumham Pabar sangat mendukung upaya pengembangan penelitian di Indonesia dengan memuat berbagai regulasi dan produk hukum yang berorientasi pada pemajuan inventor dengan dukungan perlindungan kekayaan intelektual yang diberikan oleh negara kepada para peneliti dan inventor di seluruh Indonesia.
Ia berharap dengan dilaksanakan kegiatan ini maka dapat menambah wawasan tentang paten kepada peserta workshop sehingga para peserta workshop dapat mentransferkan ilmu yang didapatkan hari ini kepada yang membutuhkan.
Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Pendaftaran Paten Meningkatkan Pertumbuhan dan Perlindungan Terhadap Inovasi Teknologi di Masyarakat” ini, menghadirkan dua narasumber yakni Pemeriksa Paten Ahli Utama, Susilo Wardoyo selaku perwakilan dari Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang DJKI dan Kepala Sentra KI Universitas Papua, Ishak Musaad.
Sementara peserta berasal dari perwakilan OPD Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten, perwakilan perguruan tinggi di Papua Barat, dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri II Manokwari. (*/red)