
Sorong, TopbNews.com- Kelompok Suku Adat Moi meminta adanya keberpihakan pemerintah dalam penempatan pejabat di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD). Hal tersebut sekaligus menjadi sebuah penghormatan pemerintah bagi masyarakat pemilik hak ulayat.
“Kami mendukung Orang asli Papua Suku Moi duduk pada posisi strategis di pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya,” kata Ketua Umum Generasi Muda Moi, Paulus Sufyan melalui rilisnya yang diterima TopbNews.com, Kamis (29/12).
Menurut Paulus, saat ini SDM orang Moi sudah sangat siap mengisi posisi-posisi penting di pemerintah. Bukan hanya di Sekretaris KPU, tapi juga pada jabatan penting lainnya di tingkat provinsi. Paulus menilai, Anak Asli Moi sebagai pemilik hak ulayat perlu diberi perhatian khusus. “Kita apresiasi atas hadirnya provinsi ini. Dan sebagai bentuk penghargaan dan keberpihak, saya kira banyak anak-anak Moi yang bisa diberi kesempat berpatisipasi dalam membangun daerahnya. Terutama pada posisi-posisi pengambil kebijakan,” kata Paulus.
Senada, Ketua Dewan Adat Suku Besar Moi, Pdt. Sipai Paulus Sapisa. S.Th mengatakan ada sejumlah Putra Asli Moi yang sudah siap mengemban amanah dan menduduki jabatan strategis di pemerintahan provinsi. “Kami punya anak, Maklo Mainola, S.Sos,. M.Si, saya kira sudah layak dipromosikan ke pemerintah provinsi. Kami juga punya anak-anak muda lain yang saya kira harus diberi kesempatan,” harap Pendeta Sipai.
Meski begitu, Pendeta Sipai tetap mendukung langkah-langkah pemerintah dalam penyusunan kerangka struktur kerja yang di provinsi baru tersebut. Termasuk sejumlah program pembangunan yang digagas pemerintah bagi masyarakat. (*)
Penulis: Sidarman