Pemkab Manokwari Bongkar Eks Kantor Gubernur dan Gedung DPRPB, Fokus Bangun Sentra UMKM

Launching pembongkaran bangunan lama eks kantor Gubernur dan gedung DPR Papua Barat yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Manokwari pada Rabu (1/9/2025) kemarin. Kedua lahan bersejarah tersebut akan dialihfungsikan menjadi sentra layanan kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). (Foto : TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari telah melakukan launching pembongkaran bangunan lama eks kantor Gubernur dan DPR Papua Barat yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Manokwari pada Rabu (1/9/2025) kemarin.

Kedua lahan bersejarah tersebut akan dialihfungsikan menjadi sentra layanan kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Pembongkaran dilakukan secara simbolis Bupati Manokwari Hermus Indou didampingi Wakil Bupati Mugiyono, Kepala Inspektorat Provinsi Papua Barat, serta unsur Forkopimda dan pimpinan OPD Kabupaten Manokwari.

Bupati Hermus Indou saat memberikan sambutan menjelaskan lahan bekas gedung DPRD Papua Barat dan bekas kantor Gubernur Papua Barat tersebut akan dijadikan Manokwari UMKM Center Terpadu.

“Lahan ini memiliki nilai historis dan strategis karena pernah menjadi pusat pemerintahan sejak era Kantor Pembantu Gubernur Wilayah II Irian Jaya, kemudian Kantor Gubernur Papua Barat, hingga DPRD Papua Barat. Dari sinilah lahir berbagai kebijakan penting bagi pembangunan di Tanah Papua,” ungkap Hermus.

Diakui Hermus, pembangunan UMKM Center merupakan simbol transisi dari lahan terbengkalai menjadi pusat kegiatan ekonomi kerakyatan.

“Dengan semangat baru, kita ingin menghidupkan kembali lahan ini sebagai pusat perekonomian rakyat, denyut baru pertumbuhan UMKM, sekaligus landmark baru Kota Manokwari,” sebut Hermus sembari mengajak masyarakat Manokwari mendukung pembangunan yang menjadi bagian dari program strategis nasional tersebut.

Hermus menambahkan,salah satu syarat PSN adalah kesiapan lahan dan status lahan yang jelas. Karena itu, pembongkaran menjadi langkah strategis untuk memenuhi kriteria sekaligus sinyal kepada pemerintah pusat bahwa masyarakat dan Pemkab Manokwari serius menyambut PSN untuk dilaksanakan di kabupaten Manokwari.

“Pembangunan UMKM Center bukan hanya untuk hari ini, melainkan untuk masa depan Papua. Ini warisan kita bersama bagi anak cucu: Manokwari yang lebih maju, indah, dan sejahtera,” tegas Hermus.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Manokwari, Albertus menjelaskan pembongkaran kedua gedung bersejarah merupakan tahap awal persiapan lahan untuk mendukung pembangunan yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).

“Pembongkaran ini sekaligus menjadi proses pembersihan lahan untuk mendukung rencana pembangunan proyek strategis nasional di Kabupaten Manokwari,” ujar Albertus.

Proses pembongkaran dan pembersihan lahan ditargetkan berlangsung 60 hari kerja. Seluruh pembiayaan bersumber dari APBD Kabupaten Manokwari tahun anggaran 2025 melalui Dinas PUPR. (Hengky Kadiwaru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!