Pemda Manokwari – BPJS Teken Rencana Kerja UHC Non Cut Off 2024 Sebesar Rp.9,8 Miliar

Bupati Hermus Indou dan Kepala BPJS Cabang Manokwari Teken Rencana Kerja UHC Non Cut Off 2024 Sebesar Rp. 9,8 Miliar (Foto : Hengki/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou bersama BPJS Kesehatan menandatangani Rencana Kerja penyelenggaraan jaminan kesehatan dalam rangka Universal Health Coverage (UHC) tahun 2024 dengan nilai anggaran Rp.9,8 miliar.

mostbet

Penandatanganan Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Manokwari dengan BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, digelar di Ruang Rapat Bupati, Senin (6/11).

Bupati Manokwari, Hermus Indou menyampaikan, Pemda berkomitmen untuk mendukung program kerjasama ini guna memastikan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

“Di tengah keterbatasan, Manokwari menjadi salah satu Kabupaten yang aktif dalam menjalankan program jaminan kesehatan Nasional”, ujar Bupati.

Pemda juga kata Hermus akan memaksimalkan jumlah peserta jaminan kesehatan dengan menyesuaikan fiskal daerah.

(Foto : Hengki/TopbNews.com)

“Dalam pengelolaan APBD tahun 2024, penganggaran jaminan kesehatan dari Pemda Manokwari dapat dipastikan dengan baik dan diupayakan semua masyarakat di Manokwari tercover”, katanya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, Dwi Sulistyono Yudo menyampaikan, sebanyak 18.744 warga ber-KTP Manokwari mendapatkan jaminan kesehatan yang dianggarkan Pemda Manokwari.

“Berdasarkan data terakhir per 1 November ini yang dibiayai oleh pemerintah daerah sebanyak 18.744 warga Kabupaten ber KTP Manokwari. Kita berasumsi setiap tahun Ada potensi kenaikan kurang lebih 1000 jiwa”, ujar Dwi.

Ia menjelaskan, terdapat dua dokumen yang dilakukan penandatanganan yaitu Nota Kesepakatan berdurasi lebih dari 1, 3 dan 5 tahun serta kesepakatan Rencana Kerja bersifat tahunan.

“Hari ini kita sepakati Rencana Kerja dan dari kesepakatan ini, disepakati target awal 18.000 orang dan anggaran sebesar 9 milyar lebih”, jelasnya sembari menambahkan hasil dari penandatanganan ini diajukan ke kantor pusat sehingga tetap disetujui statusnya UHC Non Cut Off.

(Foto : Hengki/TopbNews.com)

Menurutnya, kelebihan UHC Non Cut Off yang diterima Kabupaten Manokwari, dimana saat ada peserta baru yang membutuhkan BPJS Kesehatan, bisa langsung diaktifkan saat itu juga, jadi tidak menunggu pada bulan berikutnya.

“Jadi ini specialnya Pemda Manokwari yang sudah UHC Non Cut Off, ini bisa langsung aktif”, ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Marthen Rantetampang menyampaikan alokasi anggaran tahun 2024 naik 10,34 persen yaitu Rp.9.8 miliar lebih dari sebelumnya sebesar Rp.8.9 miliar lebih.

“Bupati sudah mensuport dana sekitar 9.8 Miliar, kita lihat dari peningkatan tahun lalu artinya sekitar 10,34% kenaikannya yang di cover oleh BPJS”, katanya. (*)

Penulis : Hengki Kadiwaru

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!