Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kuliah STKIP Muhammadiyah, Bupati Hermus : Pemkab Anggarkan Bantuan 1 Miliar

Bupati Manokwari, Hermus Indou saat meletakan baru pertama pembangunan gedung Kuliah STKIP Muhamadiyah, Manokwari (Foto: Hengky/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Bupati Kabupaten Manokwari, Hermus Indou memimpin jalannya kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung perkuliahan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Manokwari, di Jalan Trikora Arfai, Kamis (20/6/2024).

mostbet

Bupati Hermus menyampaikan, kehadiran STKIP Muhammadiyah di Manokwari telah membuktikan bahwa pembangunan Tanah Papua dan Manokwari harus menjadi tanggung jawab dan komitmen semua pihak.

Untuk itu lanjutnya, Pemkab Manokwari berkomitmen mendukung civitas akademika STKIP Muhammadiyah Manokwari dengan memberikan dukungan berupa hibah 1 gedung perkuliahan.

Bupati Hermus Indou dalam sambutannya mengapresiasi STKIP Muhammadiyah Manokwari yang telah berkontribusi terhadap pengembangan SDM anak asli Papua.

“Saya perintahkan kepada dinas pendidikan, tahun depan untuk menganggarkan hibah 1 gedung perkuliahan di tempat ini. Disamping itu, kita berkewajiban untuk harus menyediakan biaya operasional gaji dosen dan karyawan”, kata Bupati Hermus.

Bupati berharap, STKIP Muhammadiyah dan Pemkab Manokwari dapat berkolaborasi dalam membangun daerah ini menjadi lebih baik kedepan.

Ketua STKIP Muhammadiyah Manokwari, Hawa Hasan dalam sambutannya mengatakan, seiring meningkatnya mahasiswa, STKIP Muhammadiyah Manokwari akan membangun gedung kuliah dengan alokasi anggaran sebesar Rp.4,3 miliar.

“Gedung tersebut akan dibangun dengan luas bangunan panjang 33 meter dan lebar 11 meter, yang berdiri dua lantai dengan 8 ruang kelas”, ujarnya.

Disebutnya, STKIP Muhammadiyah Manokwari sedang mengusulkan alih status menjadi Universitas Muhammadiyah Manokwari yang saat ini masih dalam proses. (*)

Penulis : Hengki Kadiwaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!