Orgenes Wonggor Tekankan Sinergi dan Perjuangan Aspirasi OAP Usai Pelantikan Anggota Jalur Otsus

Manokwari, TopbNews.com – Pelantikan sembilan Anggota DPRP Papua Barat dari Jalur Otsus yang digelar di Ballroom Aston Niu, Senin (6/10) menjadi babak baru bagi penguatan Otonomi Khusus (Otsus) di Provinsi ini.

mostbet

Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, menegaskan bahwa keberadaan 9 Anggota DPRP yang baru dilantik ini bukan hanya untuk melengkapi komposisi dewan, tetapi juga memastikan kebijakan yang berpihak kepada Orang Asli Papua (OAP).

Wonggor juga meminta para anggota baru untuk segera membangun sinergi dengan anggota DPRP yang berasal dari jalur Pemilu.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Tugas-tugas kedewanan menuntut kita selalu bekerja sama. Semua keputusan DPR adalah keputusan bersama”, tegasnya.

Ia mengungkapkan, dewan akan segera menunggu kesepakatan sembilan anggota Jalur Otsus untuk memilih satu nama yang akan menduduki posisi Wakil Ketua III DPRP Papua Barat, yang secara khusus disediakan untuk Perwakilan Otsus.

“Kami berharap kesepakatan itu tercapai dalam waktu dekat. Jika tidak, kami minta agar disampaikan ke pimpinan DPR agar ada langkah selanjutnya”, ujarnya.

Wonggor mengingatkan agar sembilan anggota tersebut tetap berpijak pada mandat yang mereka emban, yakni memperjuangkan aspirasi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Papua.

“Masyarakat akan menilai kinerja mereka dari apa yang diperjuangkan. Kita berharap kehadiran mereka benar-benar memberi manfaat bagi orang Papua”, katanya.

Ia menekankan pentingnya peran anggota, Jalur Otsus,dalam proses legislasi, terutama untuk melahirkan kebijakan yang melindungi hak-hak OAP.

“Kedepan kita harus menghasilkan produk-produk hukum yang berpihak pada Orang Asli Papua melalui lembaga ini”, tambah Wonggor.

Ketua DPRP Papua Barat itu juga mengingatkan bahwa masa kerja anggota DPRP, baik dari jalur Pemilu maupun pengangkatan, akan berakhir pada 2029 mendatang. Karena itu, seluruh anggota diminta memanfaatkan waktu yang ada untuk bekerja optimal.

“Tugas dan amanah ini tidak panjang. Kita harus menunjukkan kerja nyata agar kehadiran DPR benar-benar dirasakan rakyat”, pungkasnya.

Pelantikan sembilan Anggota DPRP Papua Barat Jalur Otsus ini dianggap sebagai momentum untuk memperkuat representasi Otsus di parlemen.

Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga motor penggerak kebijakan yang membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua Barat. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!