Lapas Kelas II B Fak-fak dan SPNF-SKB Latih Warga Binaan Wirausaha

Fak-fak, TopbNews.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Fak-fak, bekerjasama dengan Satuan Pendidikan Non Formal-Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Kabupaten Fak-fak, melaksanakan pembukaan kegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) bagi warga binaan dengan pelatihan keterampilan meubeler khususnya pembuatan sofa, Kamis (7/11/2024).

mostbet

Kegiatan berlangsung di ruang Garuda Lapas Kelas IIB Fak-fak, dihadiri Kepala Lapas Kelas IIB Fak-fak, Muhammad Kurnia, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Fak-fak, La Sadiah, dan Kepala SPNF-SKB Kabupaten Fak-fak, Andi Abdul Halim Kadi serta jajaran pejabat struktural Lapas dan jajaran SPNF-SKB Kabupaten Fak-fak.

Kepala SPNF-SKB Kabupaten Fak-fak, Andi Abdul Halim Kadir, dalam laporan menjelaskan pelatihan diikuti 20 peserta warga binaan. Mereka akan mendapatkan total 150 jam pelajaran dalam bentuk teori dan praktik selama 38 hari kerja, dengan jadwal 4 jam per hari.

“Kegiatan diikuti 20 peserta yang kami bagi menjadi tiga kelompok. Mereka akan belajar selama 150 jam pelajaran, baik teori maupun praktik, dengan pelaksanaan 4 jam setiap hari kerja selama 38 hari,” jelas Kepala SPNF-SKB Kab. Fak-fak, Andi Abdul Halim Kadir.

Kepala Lapas Kelas IIB Fak-fak, Muhammad Kurnia, dalam sambutan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak SPNF-SKB atas dukungan dalam program pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Ia mengingatkan para peserta agar serius mengikuti pelatihan hingga tuntas sebagai bekal kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

“Terima kasih kepada Kepala SPNF-SKB beserta jajaran atas dukungan dalam meningkatkan program pembinaan di Lapas Fak-fak. Kepada warga binaan, saya harap untuk mengikuti pelatihan ini dengan serius hingga selesai, serta berupaya melawan rasa malas dalam diri kalian,” tegas Muhammad Kurnia.

Kegiatan resmi dibuka Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Fak-fak, La Sadiah, dengan simbolis pemukulan gendang dan pengalungan ID card kepada perwakilan warga binaan sebagai tanda dimulainya pelatihan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Fak-fak bersama SPNF-SKB berharap dapat memberikan keterampilan wirausaha yang bermanfaat bagi warga binaan, sehingga kelak mereka memiliki keahlian yang dapat membantu mereka beradaptasi dan berkarya setelah kembali ke masyarakat. (*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!