Lakotani Sebut Hutan Adalah Warisan Hidup yang Harus Dijaga Bersama

Manokwari, TopbNews.com – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menegaskan pentingnya menjaga kelestarian hutan Papua Barat yang mencakup sekitar 90 persen wilayah provinsi tersebut atau setara 9,7 juta hektar. Hal itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kehutanan di Kantor Dinas Kehutanan Papua Barat, Selasa (27/5).

mostbet

Menurut Lakotani, hutan Papua Barat bukan hanya sebagai habitat bagi flora dan fauna endemik, melainkan juga merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat adat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pengelolaan hutan berkelanjutan sebagai komitmen bersama.

“Setiap kebijakan pemanfaatan hutan harus mempertimbangkan keseimbangan ekosistem demi keberlangsungan hidup generasi mendatang”, ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, lembaga swadaya, akademisi, dan masyarakat adat dalam pengelolaan kehutanan.

Rakornis Kehutanan ini, lanjutnya, menjadi ajang strategis untuk bertukar pengalaman, membahas tantangan di lapangan, serta menggali inovasi pengelolaan hutan dari berbagai daerah.

“Semangat kerja sama harus terus diperkuat, karena hutan adalah tanggung jawab kita semua”, tegas Wagub Lakotani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Papua Barat, Jimmy Walter Susanto, menyampaikan bahwa hubungan masyarakat Papua dengan hutan sudah terjalin sejak lama secara kultural dan spiritual.

Ia menyebut, pembangunan kehutanan lima tahun ke depan diarahkan untuk memperkuat fungsi ekologis hutan serta kontribusinya terhadap pemerataan pembangunan daerah.

Dari sisi ekonomi, Dinas Kehutanan Papua Barat menargetkan peningkatan nilai tambah dari hasil hutan, termasuk pangan dan energi, melalui pendekatan berbasis kawasan.

Dalam aspek tata kelola, penguatan birokrasi digital menjadi salah satu prioritas untuk mewujudkan tata kelola kehutanan yang modern dan transparan.

“Rakornis ini diharapkan menghasilkan rumusan program dan usulan anggaran yang dapat mendukung arah kebijakan kehutanan secara komprehensif”, jelas Jimmy.

Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat kehutanan dari tujuh kabupaten di Papua Barat dan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Biro Perencanaan Kementerian Kehutanan RI, Kanwil BPN Manokwari, Bappeda, dan BPKAD Papua Barat.

Rakornis akan berlangsung selama dua hari hingga Rabu (28/5), dengan agenda diskusi teknis, pemaparan kebijakan, dan pembahasan solusi bersama terhadap isu-isu kehutanan di wilayah Papua Barat. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!