KPU Papua : Bupati dan Walikota Se-Papua Segera Proses Dana Hibah Pilkada ke KPU Setempat

Ketua KPU Provinsi Papua, Steve Dumbon ( Foto : Istimewa/TopbNews.com)

Jayapura, TopbNews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua minta para Bupati/Walikota untuk dapat melaksanakan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.9.2/435/SJ tertanggal 24 Januari 2023 tentang Alokasi Pilkada 40% tahap pertama paling lambat akhir November 2023.

mostbet

Hal ini berkaitan dengan rencana waktu pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024 dimajukan dari tanggal 27 November 2024 menjadi bulan September 2024.

Ketua KPU Provinsi Papua, Steve Dumbon kepada wartawan usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pilkada Serentak tahun 2024 di Jakarta mengatakan, pemberian Dana Hibah Tahapan Pilkada Serentak merupakan tanggung jawab masing-masing Kepala Daerah dalam menunjang jalannya Pilkada Serentak di Papua.

“Sesuai undang-undang, Tahapan Pilkada Serentak harus dilaksanakan minimal 10 bulan sebelum pelaksanaan Pilkada yakni apabila Pilkada Serentak dilaksanakan bulan September 2024, maka Tahapan Pilkada Serentak tahun 2024 akan dimulai pada bulan Desember 2023, maka Dana Pilkada sebesar 40% harus sudah dicairkan paling lambat akhir November 2023 agar menunjang proses tahapan Pilkada Serentak tersebut,” ujarnya.

Terkait penetapan waktu pelaksanaan Pilkada serentak pada bulan September 2023 sudah disepakati antara DPR dan Pemerintah beberapa waktu lalu.

Guna menindaklanjuti keputusan tersebut, Pemerintah bersama KPU dalam waktu dekat akan segera membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang atau tentang Pemilu Umum Kepala Daerah atau Pilkada Serentak di tanah air. Setelah Perpu selesai dibahas dan ditetapkan, KPU RI juga akan segera menyusun Peraturan KPU tentang Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak 2024.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Mauritz Panjaitan mengatakan, tidak ada alasan bagi Kepala Daerah untuk tidak memberi dukungan kepada KPU berupa dana Tahapan Pilkada Serentak 2024.

“Karena sudah menjadi kewajiban bagi para Kepala Daerah seperti diatur didalam undang-undang Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2024,” katanya.

Dia meminta Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Indonesia untuk menyiapkan Dana Cadangan tahun 2023 dan tahun 2024 untuk kepentingan Belanja Tak Terduga atau BTT.

“Para Kepala Daerah juga harus menyediakan Dana Pilkada sebesar 40% dari total anggaran yang diajukan KPU setempat paling lambat satu (1) bulan sebelum Tahapan Pilkada serentak dimulai, pada bulan Desember 2023 atau pada bulan November 2023,” Jelasnya.

Di Provinsi Papua saat ini, dari 9 Kabupaten/Kota baru Pemerintah Kabupaten Keerom yang sudah membuat Berita Acara Penyerahan Dana Hibah Tahapan Pilkada Serentak tahun 2024 pada bulan Mei 2023 lalu dan sedang menunggu terbitnya PKPU tentang Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak tahun 2024 yang saat ini sedang berproses. Sementara Pemerintah Kabupaten/ Kota lainnya masih proses pembahasan antara pihak KPU dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah setempat,” pungkasnya. (*)

Penulis : NatYo

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!