
Manokwari, TopbNews.com – Dewan Pembina Komunitas Kopi Manokwari, Patrick Yauw Meyer, menilai Manokwari saat ini membutuhkan ruang-ruang positif yang mampu mempererat persatuan masyarakat. Menurutnya, kopi dapat menjadi media universal untuk menyatukan berbagai lapisan sosial.
“Kopi itu tidak memandang siapa kita, mau kaya atau sederhana, rasanya tetap sama. Melalui kopi, kita bisa menebarkan cinta, menjaga rumah kita Manokwari, Kota Injil yang kita cintai, sekaligus melawan kepentingan sempit yang dapat merusak kedamaian”, ujar Patrick, dalam kegiatan Komunitas Kopi Manokwari, Senin (15/9).
Patrick menekankan, Papua Barat memiliki potensi besar di sektor kopi dengan kualitas biji yang mampu bersaing di pasar ekspor. Karena itu, generasi muda perlu dibekali keterampilan barista serta pengetahuan rantai nilai kopi.
“Milenial dan Gen Z adalah kekuatan utama untuk menjaga stabilitas, menyalurkan energi pada hal positif, dan membangun perekonomian daerah lewat kopi”, tambahnya.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap program pemerintah, khususnya dalam pengembangan ketahanan pangan.
Sementara itu, Ketua Komunitas Kopi Manokwari, Roland Raweyai, menjelaskan bahwa komunitas ini telah menghimpun hampir 80 pelaku usaha kopi, mulai dari pemilik kafe hingga penyeduh.
Sementara itu, Sekitar 70% anggotanya adalah anak muda Asli Papua, sebagian besar belajar secara otodidak, dan tidak sedikit yang sudah memiliki sertifikasi barista.
“Dalam kegiatan ini, kami memberikan pelatihan dasar pengolahan dan penyeduhan kopi, sekaligus sertifikat resmi. Dengan begitu, anak-anak muda punya bekal masuk ke dunia usaha, membuka peluang kerja, bahkan membangun UMKM baru di bidang kopi”, jelas Roland.
Ia mengakui perhatian pemerintah terhadap pengembangan kopi di Papua Barat masih terbatas. Namun, Komunitas Kopi Manokwari tetap berkomitmen melanjutkan program secara mandiri.
“Kami berharap ada dukungan lebih besar agar kegiatan bisa lebih masif. Sebab apa yang kami lakukan berdampak langsung ke petani kopi, pelaku UMKM, dan perekonomian daerah. Kopi bukan sekedar minuman, tapi juga masa depan ekonomi Manokwari”, tegasnya.
Komunitas Kopi Manokwari secara konsisten menggelar kegiatan setiap tahun dengan melibatkan generasi muda sebagai aktor utama. Melalui kopi, komunitas ini tidak hanya membangun peluang ekonomi dan memperkuat UMKM, tetapi juga menyalurkan semangat toleransi, kedamaian, dan cinta tanah air di Tanah Papua. (*)
Penulis : Marthina Marisan