
Manokwari, TopbNews.com – Ketua Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Papua Barat, Jalil Lambara, menegaskan komitmennya untuk memastikan program MBG dapat berjalan efektif di seluruh Polsek yang ada di Papua Barat. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Manokwari, Kamis, (14/8/2025).
Dalam FGD tersebut, SPI Papua Barat mengundang sejumlah pihak penting, di antaranya Polda Papua Barat, Kodam XVIII/Kasuari, Rektor Universitas Caritas Indonesia (Uncri), dan BGN (Badan Gizi Nasional) Papua Barat, serta perwakilan sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Manokwari.
“Kegiatan ini menjadi contoh agar semua pihak dapat menyampaikan aspirasi dan permasalahan langsung kepada pemerintah dan instansi terkait. Hasil diskusi pagi hingga siang ini akan kami tindak lanjuti sesuai dengan masukan para peserta”, ujar Jalil.
Ia menjelaskan, berbagai laporan yang masuk akan menjadi bahan koordinasi antara Polda dan Polresta, sehingga tindak lanjut dapat tepat sasaran sesuai keluhan masyarakat.
Jalil juga menyoroti kendala yang pernah muncul di lingkungan sekolah, yang menjadi dasar pembahasan FGD ini. Ia menambahkan, informasi-informasi yang berkembang di masyarakat, seperti dugaan keracunan baru-baru ini, harus ditangani dengan data resmi.
“Kami minta masyarakat menunggu hasil laboratorium dan mempercayakan klarifikasi kepada pemerintah dan pihak kepolisian, apakah itu keracunan makanan atau penyebab lain”, tegasnya.
Dengan sinergi lintas sektor, Jalil berharap program MBG di Papua Barat dapat semakin baik dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Soliditas dan kerja sama semua pihak adalah kunci keberhasilan program ini”, tandasnya. (*)
Penulis : Rian Lahindah