
Manokwari, TopbNews.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Luksen Jems Mayor, memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di sela prosesi pemberangkatan Kelompok Terbang (Kloter) 23 yang diberangkatkan dari Embarkasi Makassar menuju Jeddah, Arab Saudi.
Luksen menjelaskan bahwa prosesi pelepasan jemaah di tingkat provinsi telah selesai dilaksanakan secara resmi oleh Gubernur, sementara pelepasan di tingkat kabupaten/kota juga telah dilakukan oleh para bupati di daerah masing-masing.
“Proses pelepasan di tingkat provinsi sudah kita laksanakan oleh Bapak Gubernur. Sedangkan proses di Embarkasi ini merupakan ranah internal Kementerian Agama. Jadi secara struktur, pemerintah daerah telah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik”, ungkap Luksen.
Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas komitmen dan perhatian serius pemerintah daerah baik Provinsi Papua Barat maupun Papua Barat Daya dalam mendukung pelaksanaan haji.
“Hampir seluruh jemaah asal Papua Barat mendapatkan dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah. Termasuk biaya tiket dari kabupaten asal ke Makassar, serta akomodasi lokal selama di Makassar. Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa”, tambahnya.
Luksen juga mengungkapkan bahwa terdapat variasi dukungan dari masing-masing pemerintah daerah sesuai dengan kemampuan fiskal mereka. Beberapa pemerintah daerah bahkan memberikan uang saku tambahan kepada jemaah, rata-rata sebesar Rp2 juta per orang, serta membiayai kebutuhan operasional penyelenggaraan haji di daerah.
“Ada provinsi dan kabupaten yang memberikan bantuan uang saku, dan itu disesuaikan dengan kebijakan masing-masing kepala daerah. Semua ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan haji di Papua Barat dan Papua Barat Daya dikelola dengan sangat serius dan profesional.”
Lebih lanjut, Luksen menyampaikan harapan dan pesan dari para Gubernur, bahwa ke depan Papua Barat dan Papua Barat Daya perlu memiliki embarkasi haji sendiri. Hal ini merupakan bagian dari kesungguhan pemerintah daerah dalam memperkuat layanan penyelenggaraan haji.
“Pak Gubernur Papua Barat dan Papua Barat Daya berharap ke depan ada embarkasi haji di wilayah timur, termasuk Papua Barat, sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung pelayanan jemaah haji,” pungkas Luksen.
Pernyataan tersebut disampaikan di sela pemberangkatan Kloter 23 yang terdiri dari 393 jemaah, dengan mayoritas berasal dari Papua Barat. Jemaah diberangkatkan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, menggunakan pesawat GIA 1123. (*/rls)