
Asisten III Setda Papua Barat dan Bupati Manokwari, Hermus Indou didampingi Dirut Utama PT. Papua Bumi Kasuari , Feri Auparay saat meresmikan SPBU DODO di jalan Trikora, Sanggeng (Foto : Hengki K/Topbnews.com)
Manokwari, Topbnews.com – Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Barat, Abdul Latief Suaeri, bersama Bupati Manokwari, Hermus Indou, meresmikan Satuan Pengisian Bahan Bakar (SPBU) DODO milik PT. Papua Bumi Kasuari di Manokwari, Papua Barat, Senin (3/4).
Direktur Utama PT. Papua Bumi Kasuari, Fery Auparay menyampaikan, sektor riil menjadi salah satu peluang bisnis yang masih terbuka. Untuk itu ia mengajak pengusaha OAP untuk bersama membangun bisnis tersebut.
”Momen ini saya ingin menginspirasi mari bergabung, kita buka SPBU bersama-sama. Ini mungkin hal baru tapi ini adalah peluang. Kita lihat kemacetan ada dimana-mana, antrian panjang, ini peluang usaha, ” ujarnya.
Menurut Fery, dengan hadirnya Pemerintah baik Provinsi dan Kehadiran langsung Bupati Manokwari, Hermus Indou bukti pemerintah sangat mendukung pengembangan sektor riil.
“Saya tidak pernah menduga Peresmian SPBU ini akan dihadiri pak Asisten, Bupati Manokwari, dan Forkopimda. Artinya apa? Pemda sangat care kalau ada anak Papua baru yang bisa bertumbuh dan berkembang di sektor riil,” tuturnya.
Menurutnya, SPBU ini penting disetiap daerah karena memiliki dampak yang luas dan berdampak pada inflasi daerah.
“Setiap harga satuan barang di suatu daerah baik Provinsi, Kabupaten/Kota ditentukan oleh variabel cost. Dan salah satu Cost yang terbesar adalah ongkos angkut. Untuk skala lokal bagaimana kita menekan inflasi daerah dengan memberikan pelayanan BBM murah kepada masyarakat,” katanya.
Bupati Manokwari, Hermus Indou ikut mendorong para pengusaha Orang Asli Papua (OAP) untuk ikut terjun di bisnis SPBU.
“Kita bersyukur OAP sudah ada yang membuka usaha SPBU. Otonomi khusus harus membangun transformasi Papua, termasuk ekonomi. Orang Papua harus dapat berkembang di sektor riil karena peluangnya besar. Pemda Manokwari sangat
menyambut baik kehadiran SPBU ini agar dapat mengurangi antrean BBM di Manokwari,” ujar Bupati Hermus.
Sementara itu Asisten III Pemprov Papua Barat Abdul Latief Suaeri menyampaikan, kehadiran SPBU ini diharapkan mampu menekan inflasi daerah.
“SPBU di Papua Barat masih sangat kurang, kalaupun ada kuotanya sangat terbatas dapat dilihat dari antrian kendaraan yang panjang dan mengganggu mobilitas pengguna jalan dan kendaraan yang melewati area SPBU. Ini juga diharapkan mampu menekan inflasi daerah,” ujarnya sambil menambahkan, selama ini BBM banyak mengalami masalah mulai dari distribusi hingga pelaku usaha yang tidak banyak berkontribusi dalam persoalan tersebut.
Penulis : Tesan/Hengki K