
Manokwari, TopbNews.com – Kelompok Pengajian Al-Hidayah Provinsi Papua Barat dikukuhkan oleh Pengurus DPP Al-Hidayah, Hj. Fatimah MS, Kamis (8/2). Al-Hidayah Papua Barat dipimpin Suriyati Faisal yang juga Kader Partai GOLKAR Papua Barat.
Usai dilantik sebagai Ketua DPD Papua Barat, Hj. Suryati kemudian melantik pengurus DPD Tingkat II Kabupaten se-Papua Barat masa bhakti 2020-2025.
Suriyati berpesan kepada Pengurus DPD tingkat I dan tingkat II yang telah dilantik untuk tidak menjadikan pelantikan ini hanya sebatas seremonial saja dan terus menghilang.
“Saya berharap pengurus di Kabupaten se-Papua Barat jadikanlah kami DPD tingkat I sebagai panutan,” pesannya.
Ia menuturkan bahwa meski baru saja dilantik, namun DPD Pengajian Al-Hidayah telah melakukan sejumlah kegiatan, salah satunya bidang kemasyarakatan.

“Berbuat dulu di masyarakat maka pemerintah akan memperhatikan. Kalau belum berbuat apa-apa jangan harap pemerintah memperhatikan,” tuturnya.
Ketua DPD Partai GOLKAR Papua Barat, Paulus Waterpauw meyakini dibawa kepemimpinan Suriyati yang juga Sekretaris DPD Partai GOLKAR Papua Barat, maka akan membawa kemajuan dan juga akan membentuk solidaritas dalam berkarya untuk memajukan panji-panji kepentingan hikmah dan juga kemajuan umat tetapi juga kemajuan bangsa.
Selain bertugas melakukan pengajian, Waterpauw berpesan agar kelompok pengajian Al-hidayah Papua Barat juga membentuk sumberdaya perempuan dan anak-anak handal di Papua Barat demi menyongsong Indonesia Emas di Tahun 2045.
“Menghadapi problematika bangsa terutama masalah stunting dan kemiskinan ekstrem di Papua Barat berkaitan dengan menyiapkan SDM yang handal, sehat dan maju merupakan tanggung jawab bersama, termasuk kalangan Ibu-ibu yang ada di dalam wadah Al-hidayah,” kata Waterpauw.
Menurutnya, untuk membantu membentuk sumber daya perempuan yang handal diperlukan perjuangan-perjuangan yang besar dengan upaya membentuk karakter perempuan mulai dari kanak-kanak.
“Kaum perempuan itu menurut saya menjadi tonggak kuat bagi keluarga kedepan tapi juga komunitas masyarakat dan negara ini. Jadi perempuanlah yang harus menjadi yang utama”, ujarnya, dihadapan Ketua Ikatan Istri Partai GOLKAR Papua Barat, Roma Megawanty, puluhan pengurus, dan ratusan tamu undangan.
Waterpauw berharap dengan kehadiran Ibu-ibu, sebagai pengurus Al-Hidayah dapat meneruskan kader-kader pengajian mulai dari dusun, desa, distrik dan Kabupaten hingga Provinsi.
“Menjadi tugas ibu-ibu, pengurus dan kader untuk memastikan kemenangan kita di tahun 2024. Tugas utama ibu-ibu mengaji, tapi jangan lupa ada Pilpres dan juga Pileg serta pemilihan Gubernur Papua Barat nanti, monggo,”, katanya.
Ketua Bidang OKK DPP Al-Hidayah, Siti Halima MS, mengatakan bahwa Pengajian Al Hidayah Papua Barat akan mendukung sepenuhnya program-program dan kontestasi politik Partai GOLKAR.

Sebagai mesin politik GOLKAR, Pengurus Al-hidayah kata Halima, adalah pendukung utama yang wajib memenangkan pemilu 2024. Pengajian Al-Hidayah senantiasa berjalan dan ada di Koridor kebijakan partai GOLKAR.
“Hubungan konsultasi dan konsolidasi partai GOLKAR sebagai bapak kandung Al-Hidayah menjadi ormas serta menjadi mesin politik,” tuturnya.

Ia menyebutkan, pengajian Al-Hidayah sangat peduli dengan masalah-masalah sosial yang ada di masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan perempuan terutama pada kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Rapat Kerja Pengajian Al-Hidayah Provinsi Papua Barat, saya nyatakan dibuka secara resmi”, ucapnya sambil menabuh tifa disambut tepuk tangan hadirin.
Penulis : Tesan