Hari Pertama, Tim Monev Dana Otsus PB Kunjungi RSUD Fak-fak

Kunjungan TIM monitoring dan evaluasi dana otsus tahun 2023 Provinsi Papua Barat saat Berkunjung ke Ruang Operasi RSUD Fak-fak, Selasa 5 November 2024 (Foto: Myta/TopbNews.com)

Fak-fak, TopbNews.com – Pada hari Pertama kunjungan kerja Tim Monitoring dan Evaluasi dana Otsus tahun 2023 melakukan blusukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fak-fak, Papua Barat,Selasa (5/11).

mostbet

Kunjungan dipimpin Sarce Meidodga selaku Koordinator Tim Monev Otsus Tahun 2023 Provinsi Papu Barat. Kunjungan bertujuan mengevaluasi implementasi Otonomi Khusus di bidang kesehatan di daerah tersebut.

Kunjungan tersebut di sambut baik Kasubag perencanaan dan Pelaporan RSUD Fak-fak, Lan Dale untuk membahas capaian dan kendala operasional yang dihadapi oleh RSUD fak-fak.

Dalam pertemuan tersebut, Sarce menyampaikan bahwa pengumpulan data fasilitas kesehatan di kabupaten fak-fak harus diprioritaskan untuk memastikan bahwa anggaran Otsus dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama pada objek vital seperti Bidang kesehatan.

“Hari ini Kami TIM berkunjung ke RSUD Fak-fak untuk memonitoting dan mengevaluasi pemanfaatan dana Otsus, ini dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk penyediaan alat kesehatan yang memadai serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” Tutur Sarce.

Kasubag perencanaan dan Pelaporan RSUD Fak-fak, Lan Dale saat memberikan keterangan kepada Media TopbNews. com di RSUD Fak-fak (Foto: Myta/TopbNews.com)

Ia menambahkan Tim Monev Otsus 2023 menyoroti penganggaran Otsus yang dialokasikan untuk bidang kesehatan yang perlu disesuaikan agar dapat mencapai target dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pada Kesempatan itu, Kasubag perencanaan dan Pelaporan RSUD Fak-fak, Lan Dale Menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah berfokus kepada pengadaan alat kesehatan (Alkes) .

“Hari ini kami berfokus pada pengadaan obat dan BMAP kita juga banyak fokus ke pengadaan alat kesehatan untuk menunjang pelayanan kesehatan di RSUD Fak-fak,” Ucapnya.

Ia menjelaskan Ada dua dana DBH di RSUD fak-fak dimana 6 M komulatif dari otsus dan DBH. Rp. 2.006.532.300 otsus Realisasi 70% sudah tercapai.

“Dana Bagi hasil (DBH) yang tersisah sebanyak Rp. 240 juta yang belum di gunakan untuk pembelanjaan karena ada perubahan harga dan penggunaan dana otsus masih tersisa 337 Juta Karena hasil penawaran pembelanjaan,” Sambungnya.

“Sementara untuk dana susah pembelanjaan obat di RSUD Fak-fak Sebesar 2 M yang tersisa Rp. 2.000.000.00,” Jelasnya.

Ia mengungkapkan pihaknya sangat membutuhkan Biaya perawatan alat dan kaca untuk Ruangan Operasi serta pengadaan kasur bagi para petugas di Ruang Operasi untuk beristirahat apabila usai melaksanakan operasi kepada pasien.

Selain itu, Lan Dale juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pihak TIM Gabungan Monev dana otsus tahun 2023 karena telah Berkunjung ke RSUD Fak-fak.

“Terima kasih untuk teman-teman dari Tim Monitoring dan evaluasi dana otsus tahun 2023 dan DBH yang sudah berkunjung ke RSUD Fak-fak karena pihaknya banyak menerima saran dan masukan yang baik dalam dalam penggunaan dana otsus yang tepat sasaran,” Ungkapnya.

Menurutnya kegiatan ini sangat penting untuk di laksanakan minimal dia kali dalam setahun untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan dana otsus.

“Untuk itu kami meminta supaya kunjungan ini tidak hanya sampai di sini saja tetapi bila perlu dapat di laksanakan dalam satu tahun itu dua kali,” sebutnya.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan hal-hal yang masih mengalami kekurangan dan meningkatkan hal-hal yang sudah di nilai baik terkait dengan penggunaan dana otsus.

“Terkait dengan Besaran anggaran yang di peruntukan untuk RSUD anggaran nya di pisah sehingga kami bisa merencanakan kegiatan yang lain. Dalam RAB kami untuk Tahun 2025 ini berfokus pada obat dan BMAP namun apabila dananya di berikan Besar maka kami akan merencakan untuk membelanjakan alat kesehatan yang masih kurang untuk mendukung pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Mengingat kami RSUD fak-fak Adalah Rumah sakit satu-satunya di daerah,” jelasnya.

Lan Dale juga berharap agar kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus di tingkatkan baik dari pihaknya di daerah maupun sampai di tingkat Provinsi.

Penulis : Marthina Marissan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!