
Manokwari, TopbNews- Ketua Fraksi Otsus, George Dedaida mempertanyakan janji Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang pernah dia sampaikan kala berkunjung ke Pegunungan Arfak beberapa tahun lalu. Menurut George, massyarakat di Pegunungan Arfak sangat membutuhkan perbaikan akses jalan untuk mempermudah mobilisasi mereka.
“Saat reses di Pegunungan Arfak, masyarakat menanyakan kembali janji presiden yang disampaikan kepada warga. Dan warga menantikan realisasi janji presiden. Saya kira harus ada langkah nyata dari pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah Provinsi Papua Barat, bisa mengandeng Kementerian PU untuk merealisasikan janji itu,” tandas George, Rabu (26/4).
Menurut dia, dari hasil reses di Kampung Coijut, Distrik Catubou, Kabupaten Pegunungan Arfak, dirinya mendapati warga yang kesulitan memasarkan hasil kebun mereka. Sebab untuk sampai ke lokasi yang memiliki akses jalan dan sarana transportasi memadai, mereka harus berjalan kaki sejauh 20 kilometer. “Itu yang disampaikan warga kepada kami. Bagaimana akses jalan begitu vital bagi warga di sana. Jika ingin ada pemerataan pembangunan dan perputaran ekonomi, maka infstruktur ini harus segera dibangun. Apalagi presiden sudah pernah menjanjikannya,” tambah George.
Selain soal jalan, saat bertemu warga Kampung Coijut, George juga mengaku mendapat masukan perihal fasilitas pendidikan dan kesehatan di sana. Menurut warga, kata George, di kampung tersebut akses pendidikan sangat rendah.
“Disana akses pendidikan sangat terbatas. Begitu juga fasilitas kesehatan. Tidak ada posyandu. Semua catatan dan aspirasi warga ini, akan kami kumpulkan dan setelah reses selesai akan kami bahas bersama OPD terkait. Semoga hal-hal penting yang jadi kebutuhan masyarakat di Pegunungan Arfak sana bisa dijawab pemerintah,” tandas George. (*)
Penulis: Tim Redaksi