Gelar MAS Papua Bicara, LMA PBD Bangun Generasi Kreatif OAP Dorong Ekonomi Digital

Sorong, TopbNews.com – Mimbar Aspirasi Santai (MAS) Papua Bicara, Program Inisiasi Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Barat Daya, kembali digelar.

Dengan mengusung tema “Membangun Generasi Kreatif OAP, Menggali Potensi Lokal dan Mendorong Ekonomi Digital Provinsi Papua Barat Daya”, kegiatan dibuka Wakil Ketua II MRP PBD Vincentius Paulinus Baru menghadirkan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) OAP yang didominasi mama-mama Papua, berlangsung di Kota Sorong, Jumat (26/9).

Narasumber yang dihadirkan yakni Ketua LMA PBD George Karel Dedaida, Wakil Ketua II MRPBD Vincentius Paulinus Baru, Perwakilan BP3OKP, Sekretaris Dinas Perindagkop Provinsi PBD Arius Safkaur, CEO Kasuari Daniel Sedik dan pengusaha Babershop Papua Yongki Saupar.

Wakil Ketua II MRPBD, Vincentius Paulinus Baru mengatakan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengusaha asli papua.

Kehadiran CEO Kasuari Daniel Sedik yang bergerak di bidang IT konsultan dan pengusaha Babershop Papua Yongki Saupar dalam berbagi pengalaman mereka sebagai pengusaha OAP hingga sukses, semakin mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak.

Ketua LMA PBD George Dedaida, mengatakan terkait dengan kegiatan ini, pihaknya mendorong Pemerintah daerah untuk segera membuat baseline data khusus bagi UMKM Orang Asli Papua.

Diakuinya, dilihat dari kreativitas OAP dalam mendorong potensi lokal itu cukup banyak tetapi belum maksimal untuk di bagian data.

“Sekretaris Dinas sudah membuka ruang untuk pendataan mama-mama Papua dan mendorong adanya NIB (Nomor Induk Berusaha, red) supaya legalitas berusaha mereka itu semua terdaftar di Pemerintah. Dan memungkinkan untuk ada asupan dana modal misalnya modal usaha kurang, ya ada solusi baik dari Dinas Perindakop dan UMKM

“, imbuhnya.

George lantas mengapresiasi Dinas Perindakop dan UMKM PBD sekaligus mendorong untuk segera baseline datanya segera dibuat dengan mengklasifikasikannya menurut usaha masing-masing. Diharapkan ini bisa berjalan di tahun depan dan juga dapat mendorong regulasi khusus untuk ekonomi kreatif OAP di Provinsi Papua Barat daya.

“Ini saya pikir baik sekali dan terima kasih karena kegiatan ini dari BP3OKP juga respon positif dengan nanti akan membuka ruang komunikasi sesuai jenjangnya ke Wapres RI dan Kementerian-kementerian terkait untuk bagaimana mendorong Papua produktif itu di Papua Barat Daya bisa berjalan dengan baik”, harapnya.

Sebagai wakil rakyat DPRP Papua Barat Daya Otonomi Khusus, George juga menekankan pentingnya regulasi untuk memproteksi UMKM OAP agar bisa berkembang sesuai jenjangnya.

“Karena itu sangat dibutuhkan, maka kami selaku Ketua LMA dan juga di DPRP Otsus mendorong untuk harus ada regulasi ini lebih awal sebagai payung untuk usaha-usaha UMKM orang Papua ini bisa berkembang dengan baik”, tegasnya.

Dengan begitu, tambah George, UMKM OAP ini juga akan disinergikan dengan program-program strategis nasional.

“Misalnya Koperasi Merah Putih itu juga dapat menampung usaha mama-mama Papua dan sebagainya. Ini kan bisa kita kolaborasi dan ini kita belanja masalah yang cukup baik hari ini”, pungkasnya. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!