DKP Kota Jayapura Gelar Pelatihan Perawatan dan Perbaikan Motor Tempel Bagi Nelayan OAP

Jayapura, TopbNews.com – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perikanan menggelar Pelatihan Perawatan dan Perbaikan Motor Tempel bagi Nelayan Orang Asli Papua di Jayapura, Papua.

Pelatihan menyasar puluhan nelayan yang ada di kampung kayu batu dan nelayan yang bermukim di wilayah pesisir Distrik Jayapura Utara dan Distrik Jayapura Selatan.

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi mengatakan, Kota Jayapura sebagai kota pesisir di Provinsi Papua memiliki komunitas nelayan yang cukup besar, khususnya yang berasal dari kalangan Orang Asli Papua (OAP) dan sebagian besar nelayan OAP menggantungkan hidup mereka pada aktivitas penangkapan ikan tradisional menggunakan perahu motor tempel sebagai sarana utama dalam melaut.

Sehingga motor tempel menjadi alat vital yang menunjang kegiatan ekonomi masyarakat pesisir, terutama di kampung-kampung nelayan seperti Tobati, Enggros, Nafri, dan Holtekamp.

“Namun demikian masih banyak nelayan yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam melakukan perawatan berkala maupun penanganan kerusakan ringan terhadap mesin motor tempel mereka. Akibatnya, mereka sering mengalami kerusakan mendadak saat di laut, yang bukan hanya berdampak pada penurunan hasil tangkapan dan peningkatan biaya perbaikan, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa”, ujarnya, Kamis (31/7).

Matheys Sibi menyebut, disisi lain, akses terhadap bengkel khusus motor tempel di wilayah pesisir masih terbatas, dan biaya perawatan di bengkel cukup tinggi bagi sebagian besar nelayan tradisional.

“Oleh karena itu, dibutuhkan adanya pelatihan teknis yang praktis dan aplikatif, yang dapat membantu para nelayan khususnya OAP untuk lebih mandiri dalam merawat dan menangani permasalahan mesin secara langsung”, jelasnya.

Diharapkan melalui pelatihan ini, nelayan OAP di Kota Jayapura dapat memiliki kemampuan dasar teknis, meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional perahu mereka, serta mendukung keberlanjutan usaha perikanan rakyat di wilayah pesisir Papua.

Asisten II Setda Kota Jayapura, Widhi Hartanti menyampaikan pelatihan ini sangat penting bagi para nelayan di wilayah Kota Jayapura, mengingat sebagian besar para nelayan OAP hampir kebanyakan memiliki keahlian mencari ikan secara turun menurun, dengan sarana prasarana yang sederhana.

“Seiring perkembangan teknologi dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai untuk melaut dan penting bagi para nelayan, tidak hanya sarana transportasinya saja namun juga prasarana pendukung lainnya seperti mesin tempel (motor tempel),” katanya.

Oleh karenanya, Pemerintah Kota Jayapura memandang perlu adanya pelatihan dan perawatan motor tempel bagi para nelayan di Kota Jayapura.

“Kondisi mesin tempel yang prima merupakan syarat utama mobilitas nelayan dalam kegiatan penangkapan ikan di laut sehingga diperlukan bukan saja keahlian mencari ikan tapi juga bagaimana nelayan dapat merawat dan memperbaiki mesin tempel yang digunakan”, tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan menjelaskan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat nelayan OAP di Kota Jayapura.

“Output yang diharapkan dari pelatihan perawatan dan perbaikan motor tempel yakni peserta mampu melakukan perawatan rutin mandiri, memahami penanganan dasar kerusakan mesin dan terbentuknya kelompok nelayan mandiri dengan pengetahuan teknis dasar. Sehingga pelatihan dapat menjadi langkah awal pemberdayaan teknis nelayan OAP agar lebih mandiri, efisien dan produktif dalam aktivitas melaut”, pungkasnya. (*)

Penulis : Rachel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!