
Manokwari, TopbNews.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Papua Barat melalui Bidang Produksi Ternak melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan ternak babi dan pakan kepada kelompok peternak di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Kamis (6/11).
Bantuan yang diserahkan berupa 18 ekor ternak babi, terdiri atas 3 ekor jantan dan 15 ekor betina, serta 30 sak pakan ternak babi (50 kg per sak).
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada kelompok penerima yang diketuai oleh Benyamin Dowansiba di Kampung Minyambou, Distrik Minyambou, Kabupaten Pegunungan Arfak.
Kepala Bidang Produksi Ternak, Atus Sayori, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program yang didanai melalui anggaran Otonomi Khusus (Otsus) Papua Barat Tahun 2025.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan peternak di daerah.
“Kami berharap ternak ini bisa menjadi sumber pendapatan dan tabungan bagi masyarakat. Program ini merupakan wujud perhatian Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk membantu mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pegunungan Arfak”, ujar Atus Sayori.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Pegunungan Arfak hanya mendapat satu kelompok penerima bantuan karena keterbatasan anggaran akibat efisiensi belanja daerah.
Namun, ia berharap ke depan dukungan anggaran dari pemerintah dapat ditingkatkan, mengingat sektor peternakan memiliki peran penting dalam menunjang ekonomi masyarakat.
“Kami di Dinas Peternakan adalah ujung tombak ekonomi rakyat. Ketika masyarakat memelihara ternak seperti babi, ayam, atau sapi dengan baik, hasilnya akan langsung meningkatkan pendapatan keluarga”, tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Penerima, Benyamin Dowansiba, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Dinas Peternakan Papua Barat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan kami pelihara dengan baik agar bisa berkembang dan memberi manfaat bagi kelompok”, ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap upaya pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah pegunungan. (Redaksi)