
Manokwari, TopbNews.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat menetapkan Kampung Udohotma dan Kampung Mbenti sebagai prioritas pengembangan sektor pariwisata tahun ini.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, Yakobus Basongan menyampaikan hal ini sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi yakni, Papua Barat Produktif.
Menurut Yakobus Basongan, penetapan kedua kampung tersebut sebagai prioritas didasarkan pada adanya kunjungan wisatawan yang sudah mulai masuk sejak awal tahun.
Dimana, pada bulan Januari lalu, tercatat sebanyak 14 wisatawan berkunjung ke Kampung Udohotma dan Kampung Mbenti. Hal ini menjadi indikator awal bahwa kedua wilayah tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis kampung.
“Kami melihat sudah ada kunjungan wisatawan, sehingga Udohotma dan Mbeti menjadi fokus utama pengembangan. Terutama pada wisata edukasi dan penguatan fasilitas pendukung”, ujarnya kepada TopbNews, Jumat (13/2).
Dalam mendukung pengembangan tersebut, dinas memberikan bantuan sarana dan prasarana homestay kepada masyarakat.
Bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapn alat kesenian, kasur, bantal, perlengkapan kamar tamu, peralatan minum, perlengkapan sanitasi, serta kebutuhan dasar rumah tangga lainnya.
Program ini merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya yang difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kesiapan masyarakat dalam menerima wisatawan.
Selain peningkatan fasilitas, penguatan kelembagaan masyarakat juga menjadi perhatian. Dinas mendorong penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kelompok Wisata Kongres, serta Kelompok Budaya Wisata.
Di bidang ekonomi kreatif, pembinaan juga dilakukan terhadap kelompok kreatif, termasuk di sektor perfilman, guna mendukung promosi dan pengembangan potensi lokal.
Yakobus menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola potensi wisata secara mandiri dan berkelanjutan.
Program pengembangan ini akan terus dilanjutkan pada tahun berjalan dengan menyesuaikan kebutuhan dan kesiapan di lapangan, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat. (*)
Penulis : Rian Lahindah