
Manokwari, TopbNews.com – Dampak pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi rupanya dirasakan PT. PLN Manokwari. Sebagai solusi, Pemkab Manokwari telah menyiapkan gedung eks PTSP yang berlokasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat di Sanggeng sebagai kantor PT. PLN UP3 Manokwari.
Saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/11), Kepala UP3 PLN Manokwari, Fredrik Maurids Noriwari mengaku pihaknya sudah siap berpindah ke kantor eks PTSP bulan Desember.
Menurut Maurids, proses ini sebagai komitmen PLN mendukung program pembangunan RTP dan mewujudkan kemajuan pembangunan di Ibukota Provinsi Papua Barat.
“Proses pelayanan akan berpindah ke gedung baru eks kantor PTSP di Sanggeng,” ungkap Maurids.
Ditanya perihal proses pergantian, Maurids menyebut sudah diatur dalam kesepakatan antara Pemkab Manokwari dan PT. PLN.
“Jadi masyarakat tidak perlu kuatir. Pelayanan akan tetap berjalan normal,” sebut Maurids.

Khusus ketersediaan listrik tahun 2023, Maurids menambahkan, pihak PLN telah menyiapkan perangkat gardu Induk di lokasi Amban dan saat ini dalam proses pembangunan.
“Fungsi Gardu Induk untuk mengatur daya listrik yang dialirkan dari Tower Tegangan Tinggi tenaga gas yang berpusat di Anday,” akunya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manokwari, Immanuel H. Pangaribuan menjelaskan, relokasi Kantor PLN ke eks Kantor PTSP Kabupaten Manokwari akan dilakukan Desember. Selanjutnya Kantor PTSP akan berpindah ke Gedung C Kompleks Perkantoran Bupati pada akhir November.
“Mekanisme telah disepakati melalui penilaian tim Appraisal. Apakah sistem aset Hibah atau sistem pemakaian sementara gedung milik Pemkab Manokwari semua akan dibahas oleh tim Appraisal,” terangnya. (*)
Penulis : Hengki Kadiwaru