
Bintuni, TopbNews.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati, Joko Lingara menjadi responden pertama Sensus Ekonomi SE 2026 di Teluk Bintuni, Kamis (18/6/2026). Pendataan oleh Badan Pusat Statistik BPS ini jadi simbol dimulainya gerakan bersama menyukseskan sensus.
Pendataan dimulai di Rumah Jabatan Wakil Bupati, kawasan SP 5, pukul 09.00 WIT. Petugas pencacah Josegi Machioreno G mewawancarai Wabup Joko Lingara terkait kondisi ekonomi rumah tangga: gaji dan tunjangan jabatan, penggunaan token listrik, sumber air minum, hingga pengeluaran rutin. Proses 15 menit, diakhiri pemasangan stiker resmi SE 2026 di depan rumah jabatan.
Selanjutnya Kepala BPS Teluk Bintuni Maimun bersama tim mendata Bupati Yohanis Manibuy di kediamannya, Kampung Lama, sekitar pukul 11.00 WIT. Petugas pencacah Ajeng Wahyulinda mengajukan pertanyaan serupa: penghasilan, tunjangan operasional, fasilitas rumah tangga, dan pengeluaran bulanan. Stiker SE 2026 ditempel di dinding kediaman Bupati sebagai bukti pendataan selesai.
Kepala BPS Teluk Bintuni, Maimun menegaskan data responden dijamin kerahasiaannya dan hanya untuk kepentingan statistik. “Pendataan digital membuat data tersimpan lebih aman dan rapi. Jangan khawatir tercecer,” ujarnya.
Ia mengapresiasi dukungan Bupati dan Wabup. “Partisipasi pimpinan daerah jadi teladan dan menandai dukungan seluruh elemen terhadap agenda nasional hingga 31 Agustus 2026,” katanya.
Bupati Yohanis Manibuy mengajak seluruh perangkat daerah, pelaku usaha, dan masyarakat ikut serta. “Saya sudah ikuti Sensus Ekonomi 2026. Saya imbau pimpinan OPD, kepala distrik, lurah, dan kepala kampung sukseskan Sensus Ekonomi 2026 agar berjalan lancar dan hasilnya maksimal,” ajaknya.
Dengan pendataan pimpinan daerah dimulai, Pemkab Teluk Bintuni dan BPS berharap partisipasi masyarakat meningkat. Data akurat dan berkualitas dari sensus akan jadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi daerah dan nasional. (*)
Penulis : Marthina Marisan