
Jayapura, TopbNews- Warga kota Jayapura kembali dihibur para penyanyi legenda Papua melalui konser musik yang diselenggarakan Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua Wilayah Budaya Tabi, Kota Jayaputa, Benhur Tomi Mano (BTM). Konser di Taman Imbi yang dikemas dalam konsep “BTM Live with Papua Music Legend” menghadirkan personel Black Brothers seperti Robby Sawaki, Sandy Betay dan Jack Demetouw serta Numbay Band.
Benhur Tomi Mano, mengungkapkan Kota Jayapura merupakan kota heterogen yang memerlukan hiburan usai dilanda pandemi Covid-19. Dirinya menambahkan bahwa akan berkesimbungan menggelar kegiatan kreatif ataupun konser musik yang akan diagendakan tiap tiga bulan sekali.
“Kota ini tidak boleh sepi, harus ada kegembiraan dan suka cita, maka itu saya membuat konser kolaborasi dengan penyanyi legendaris Papua untuk menghibur warga kota Jayapura. Ini akan saya agendakan setiap tiga bulan sekali di malam minggu,” katanya.
Dewan Kesenian Wilayah Budaya Tabi, akan mendorong Kota Jayapura dijadikan sebagai kota seni dan musik.
“Orang Papua terkenal dengan olahraga dan music. Dengan suara-suara emasnya yang luar biasa, maka itu Jayapura bisa kita jadikan sebagai kota seni dan musik karena memiliki banyak musisi,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias B Mano mengapresiasi acara BTM live with Papua Music Legend yang menghibur warga Kota Jayapura. Hal ini sejalan dengan program Dinas Pariwisata Kota Jayapura untuk mengaktivasi ruang-ruang publik, mendorong perekonomian yang digerakkan industri kreatif.
“Kegiatan di Taman Imbi ini sudah biasa kita buat. Tapi juga jangan sampai setiap malam minggu kosong namun ada aktivitas yang juga menghidupkan UMKM dari sektor kriya, kuliner dan juga seni pertunjukan,” ungkapnya.
Karena itu, selain menampilkan konser musik pihaknya juga berkolaborasi, memberikan ruang bagi komunitas Kopi Numbay serta UMKM milenial yang selalu ada di Taman Imbi.
“Jadi konsepnya tidak monoton, sehingga warga dapat datang nonton, makan, minum ketemu teman menghabiskan malam Minggu. Ya kita menciptakan tempat hang out yang semuanya ada di dalam satu tempat,” katanya.
Sembari dihibur lagu-lagu Papua tempo dulu, warga kota Jayapura juga nampak menghabiskan akhir pekan dengan menikmati beragam kuliner makanan dan minuman yang ditawarkan para penggiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kaum milenial. (*)
Penulis: Natalia