
Manokwari, TopbNews.com – Menyusul pemberitaan yang menyebutkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Papua Barat memberikan penjelasan terkait pelaksanaan program di wilayah setempat.
Koordinator Regional BGN Papua Barat, Ericka Werinussa, menegaskan bahwa secara kebijakan nasional MBG memang tetap berjalan selama masa libur sekolah dan Nataru. Namun, pelaksanaannya di daerah dapat menyesuaikan dengan kondisi sosial dan kesiapan sumber daya manusia di lapangan.
“Kami perlu meluruskan bahwa kebijakan nasional memang menyatakan MBG tetap berjalan selama libur Nataru. Namun di Papua Barat, terdapat penyesuaian berdasarkan kesepakatan bersama dan kondisi para kader penyalur”, ujar Ericka.
Ia menjelaskan, sebagian penyaluran MBG di Papua Barat diliburkan sementara karena mayoritas kader posyandu yang bertugas sebagai penyalur merupakan umat Kristiani yang tengah mempersiapkan perayaan Natal.
“Sebagian besar kader posyandu beragama Kristen dan saat ini fokus pada persiapan Natal. Atas permintaan kader dan hasil kesepakatan bersama, penyaluran MBG diliburkan sementara”, jelasnya.
Dampak dari penyesuaian tersebut, lanjut Ericka, menyebabkan penyaluran kepada penerima manfaat Kelompok 3B tidak dapat dilaksanakan secara menyeluruh selama periode libur.
“Penerima manfaat dari Kelompok 3B memang tidak semuanya dapat kami layani selama masa ini karena keterbatasan kader penyalur. Kami menghormati keputusan tersebut sebagai bagian dari toleransi dan kearifan lokal”, tambahnya.
Ericka menegaskan bahwa penyesuaian ini bersifat sementara dan tidak menghilangkan hak penerima manfaat. Penyaluran MBG akan kembali berjalan normal setelah rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru selesai.
“Kami pastikan program MBG di Papua Barat akan kembali berjalan optimal setelah libur Nataru. Komitmen kami tetap sama, yakni memastikan pemenuhan gizi bagi masyarakat sasaran”, tegasnya. (*)
Penulis : Rian Lahindah