Bentengi Civitas Academica dari Berbagai Modus Penipuan Digital, OJK Edukasi Universitas Papua

Manokwari, TopbNews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan sebagai upaya melindungi masyarakat dari maraknya kejahatan keuangan digital yang semakin beragam.

mostbet

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan yang diselenggarakan bersama Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua (Unipa), yang diikuti oleh civitas academica Unipa. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Universitas Papua, Kamis (18/12).

Kepala OJK Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya yang diwakili oleh Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis, Ferdian Ario, menyampaikan bahwa pesatnya perkembangan teknologi digital telah membawa kemudahan dalam aktivitas keuangan, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko penipuan dan investasi ilegal.

“Berdasarkan berbagai pemberitaan dan pengaduan yang diterima OJK, tidak sedikit masyarakat, termasuk dari kalangan terpelajar, profesional, dan akademisi, yang turut menjadi korban penipuan keuangan dan investasi bodong”, ujar Ferdian.

Menurutnya, kondisi tersebut menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat agar mampu mengenali risiko dan mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Dalam kesempatan tersebut, Ferdian juga memaparkan berbagai modus penipuan yang saat ini marak terjadi, antara lain impersonation atau penyalahgunaan identitas entitas berizin, penawaran investasi dengan skema tugas tertentu, investasi berkedok perdagangan aset kripto, robot trading atau artificial intelligence, fake SMS masking, hingga pemalsuan bukti transfer dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

“Masyarakat perlu semakin waspada dan kritis dalam menyikapi setiap penawaran, khususnya yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat”, tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua, Ruddy Maturbongs, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Unipa dan OJK Papua Barat serta Papua Barat Daya.

Menurutnya, kegiatan edukasi keuangan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pemahaman keuangan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan, sekaligus menjadi langkah preventif terhadap potensi kerugian akibat investasi ilegal dan pinjaman online ilegal yang cenderung meningkat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

OJK mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan paruh waktu, pinjaman online ilegal, maupun investasi dengan imbal hasil yang tidak masuk akal. Masyarakat juga diharapkan selalu melakukan pengecekan legalitas pihak yang menawarkan produk atau layanan keuangan melalui Layanan Konsumen OJK 157, WhatsApp 081-157-157-157, atau email konsumen@ojk.go.id.

Selain itu, pengaduan dan permintaan informasi dapat disampaikan melalui Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) yang dapat diakses melalui laman https://kontak157.ojk.go.id. (*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!