Apa itu Paskah dan Maknanya Bagi Umat Kristen?

Foto : Ilustrasi Kebangkitan Yesus Kristus

Manokwari, TopbNews.com – Hari Paskah adalah salah satu perayaan penting dalam agama Kristen. Paskah bagi umat Kristen adalah Perayaan Kebangkitan Yesus Kristus dari Kematian, yang melambangkan Kemenangan atas dosa dan kematian, serta harapan akan kehidupan kekal. Paskah menjadi pusat iman dan harapan bagi umat Kristen, karena kebangkitan Yesus merupakan dasar kekristenan.

Paskah dalam Bahasa Inggris disebut juga dengan Easter. Mengutip situs Christianity, kata “Easter” berasal dari bahasa Jerman “Eostre”, merujuk pada nama seorang dewi Saxons yang memberikan pengorbanan pada masa Paskah (passover).

Arti Paskah sendiri adalah hari untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian-Nya di hari ketiga setelah disalibkan. Kebangkitannya ini pun menandai kemenangan Yesus dari kematian dosa.

Bagi kepercayaan Kristen, Paskah merupakan puncak kemenangan dan suka cita setelah melewati masa pra paskah yang penuh dosa, puasa dan pertobatan. Masa pra paskah ini adalah masa 40 hari sebelum paskah, yang dimulai dengan hari Rabu Abu hingga Sabtu suci.

Arti Paskah dalam Perjanjian Lama

Dilansir dari laman Gereja Bethel Indonesia, Paskah dalam perjanjian lama merujuk pada kata “Pesakh” atau “Passover” dalam bahasa Ibranii, yakni perayaan pembebasan bangsa Israel dari tanah Mesir, dimana pada saat itu diadakan upacara roti tak beragi dan persembahan anak sulung dengan upacara korban domba.

Arti Paskah dalam Perjanjian Baru

Merujuk dari beberapa sumber, Paskah dalam Perjanjian Baru berarti Peringatan Kebangkitan Yesus Kristus dari Kematian-Nya di hari ketiga setelah pengorbanan-Nya di salib. Pengorbanan itulah yang membebaskan manusia dari perbudakan dosa-dosa.

Dengan demikian arti Paskah dalam Perjanjian Baru bisa disebut sebagai tindakan Kasih Allah kepada manusia yang jatuh dalam dosa. Yakni dengan mengorbankan anak-Nya yang tunggal yaitu Yesus Kristus.

Makna Paskah

Mengutip dari laman BPK Penabur, Paskah bermakna kemenangan dan harapan bagi umat Kristiani. Yakni ketika Yesus berhasil mengalahkan maut dan bangkit kembali setelah melalui penderitaan di kayu salib.

Kebangkitan Yesus ini sekaligus menjadi awal kehidupan kekal bagi umat manusia yang percaya kepada-Nya. Yesus juga membuktikan bahwa dirinya diutus oleh Allah datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa dan maut.

Paskah juga menunjukkan Cinta Kasih, Anugerah dan Kuasa yang diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya. Di mana dengan kebangkitan Yesus, Ia membebaskan umat-Nya dari perbudakan dosa, kutukan dan maut.

Ini juga memberikan kepastian akan kebangkatan kekal pada akhir zaman. Kebangkitan yang telah dibuktikan setelah mengalami penderitaan dan penyaliban.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!