Air Mata di Ujung Adzan Magrib, Saul Nauw Pamit di Momen Buka Puasa Terakhirnya bersama Kemenag Manokwari

Manokwari, TopbNews.com – Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai acara buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan perpisahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, Saul Nauw, Rabu (4/3/2024) malam.

Dalam momen penuh kehangatan tersebut, Saul Nauw memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diraih selama tiga tahun kepemimpinannya di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Ia menegaskan, seluruh prestasi itu tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran pegawai.

“Yang pertama, kami meraih terbaik satu untuk aplikasi SIPKA. Kemudian terbaik kedua untuk website, dan terbaik ketiga untuk pengelolaan media sosial pada tahun 2025. Selain itu, kami juga meraih penghargaan dalam zona integritas”, ungkapnya.

Menurut Saul, capaian tersebut menjadi indikator nyata peningkatan kualitas pelayanan publik, transparansi informasi, serta penguatan tata kelola kelembagaan yang profesional dan berintegritas.

Ia menyebut, sinergi internal menjadi kunci utama dalam mendorong lonjakan kinerja lembaga.

Tak hanya soal prestasi administrasi, Saul juga menyoroti pembinaan kehidupan keagamaan di Manokwari yang selama ini berjalan kondusif.

Ia menjelaskan, pembinaan rutin dilakukan baik di wilayah perkotaan hingga lima distrik melalui Kantor Urusan Agama (KUA).

“Kami menempatkan penyuluh agama, termasuk penyuluh agama Kristen di KUA, untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik. Semua dilaksanakan atas dasar kerja sama dan kebersamaan”, jelasnya.

Selama masa kepemimpinannya, ia memastikan tidak ada gejolak berarti dalam kehidupan beragama. Kerukunan antarumat tetap terjaga, sementara pelayanan pendidikan dan pembinaan umat berjalan optimal.

Menjelang akhir masa tugasnya, Saul Nauw berpesan kepada penerusnya agar terus menjaga kualitas pelayanan dan meningkatkan pembinaan umat secara berkelanjutan.

“Pelayanan kepada umat harus berjalan semaksimal mungkin. Pembinaan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan agar umat dapat hidup tenang dan rukun dalam kehidupan bermasyarakat”, pesannya.

Ia pun berharap semangat kebersamaan, profesionalisme, dan integritas yang telah dibangun dapat terus dipertahankan demi kemajuan pelayanan Kementerian Agama di Kabupaten Manokwari ke depan. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!