
Jayapura, Topbnews.com – Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo mengatakan, persoalan banjir merupakan kurangnya kesadaran masyarakat saat membuang sampah. Menurutnya, hal ini bukan saja menjadi masalah di Kota Jayapura saja. Namun juga menjadi persoalan di hampir seluruh daerah di Indonesia.
Ini disampaikannya menjawab pertanyaan wartawan, terkait persoalan banjir dan lautan sampah yang selalu terjadi saat turunnya hujan di kota Port Numbay.
“Saya kalau di Jakarta banjir juga. Akan tetapi apa yang terjadi menjadi perhatian pemerintah, dimana titik-titik banjir yang sering terjadi. Pasti itu akan menjadi perhatian dari DPRD untuk juga menjadi perhatian pemerintah kota agar segera diselesaikan,” kata Abisai kepada pers di Jayapura, Sabtu (29/4).
Dengan terjadinya banjir dan sampah-sampah yang begitu banyak berserakan, hal itu harusnya menjadi kesadaran semua masyarakat di kota Jayapura.
“Jadi itu bukan berarti harus pemerintah atau DPRD saja tapi seluruh masyarakat yang ada di kota ini harus menyadari ketika botol plastik dibuang di got-got. Maka itu akan menjadi sampah. Sekecil apapun yang dibuang di jalan-jalan, akan menjadi sampah. Jadi mari kita harus sadar bersama untuk menjaga kebersihan Kota Jayapura. Maka itu buanglah sampah pada tempatnya. Sebab pada saat hujan deras, maka kita juga akan mengalami kerugian,”paparnya.
Untuk itu DPRD sebagai wakil rakyat dalam koreksi untuk LKPJ Walikota TA 2022, juga mengusulkan didalamnya termasuk penambahan armada angkutan untuk mengangkut sampah-sampah.
“Ada truk pengangkut ataupun alat berat apa yang perlu ditambah supaya bekerjanya akan lebih efektif untuk membangun kota ini. menjaga dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat kota,” pungkasnya
Penulis : Natalia