
Manokwari, TopbNews.com – Kementerian Kesehatan kini sedang fokus pada transformasi enam pilar kesehatan. Yakni transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi layanan ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan transformasi teknologi kesehatan.
“Salah satu prioritas adalah penguatan sekitar 1,5 juta kader di 300 ribu posyandu yang jadi ujung tombak kesehatan serta peningkatan infrastruktur dan kompetensi SDM dalam menyediakan layanan kesehatan,” ujar Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo pada puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di halaman RSUD Manokwari, Sabtu (12/11).
Edi yang membacakan sambutan Menteri Kesehatan menambakan, keenam pilar tersebut merupakan wujud masyarakat yang sehat, mandiri, produktif dan berkeadilan. “Ini bentuk kesiapan pemerintah menghadapi masalah kesehatan di masa datang,” sambung Edi.
Peringatan HKN tahun ini, lanjut Edi, diharapkan jadi momentum mengangkat semangat dan optimisme masyarakat Indonesia untuk bersama menghadapi situasi kesehatan di masa pandemi Covid-19. Tujuannya agar masyarakat kembali beraktivitas dan produktif.
“Mendorong terbangunnya gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat. Di antaranya melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga dan mencuci tangan dengan sabun serta terus mengembangkan diri dan organisasi dalam kompetensi dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Usai upacara, dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati dan balon ke udara oleh Wabup Manokwari, Direktur RSUP Papua Barat, Direktur RSUD Manokwari, Kepala Dinas Kesehatan Manokwari, Karumkit AL Manokwari, Kepala Disdukcapil Manokwari, dan legislator DPRD Manokwari. Rangkaian acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.
Penulis :Tesan
Topbnews.com
Berita Lain :