
Manokwari, TopbNews.com – Memasuki tahap kedua pekerjaan pembangunan gedung serbaguna (eks Gedung Wanita) yang kini berjuluk Gedung Mambruk ditargetkan rampung akhir 2024.
Penegasan ini disampaikan Bupati Manokwari, Hermus Indou dengan dimulainya tahapan pengerjaan ereksi baja profil sebagai bagian konstruksi Gedung Mambruk di Jalan Percetakan Negara, Sanggeng Jumat (13/10).
Pemasangan ereksi baja secara simbolis dipimpin Bupati Hermus Indou, didampingi Sekda Kabupaten Manokwari Henri Sembiring beserta Pimpinan OPD, Kapolresta Manokwari dan Forkopimda Manokwari.
Bupati Hermus dalam sambutan menegaskan, pembangunan gedung ditargetkan rampung akhir tahun 2024. Pendanaan APBD Kabupaten Manokwari bersumber dari PAD Manokwari.
“Gedung ini nanti bisa menjadi sumber penerimaan daerah kita dan nanti akan dikelola oleh Dispenda Kabupaten Manokwari yang berbasis manajemen pendapatan asli daerah,” sebut Hermus.
Bangunan gedung serbaguna mengusung konsep berbasis kebudayaan yang dilengkapi dengan ornamen-ornamen Papua dan etnik asli Manokwari.

“Dengan berbagai fasilitas gedung ini kita harap bisa memberikan kenyamanan dan nilai estetika bagi pembangunan kota ini,” papar Hermus.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Manokwari, Emba Rantelino, menyampaikan, gedung mambruk dengan dimensi bangunan 49 x 38 meter persegi dibangun diatas lahan seluas 4.600 meter persegi.
Gedung mambruk terdiri dari 3 lantai, termasuk basement parkiran, serta 2 lantai seluas 5.358 meter persegi.

“Lantai 1 ditata memiliki ruang galeri, ruang rapat, security control, dan klinik. Lantai 2 tersedia ruang serbaguna ukuran 25×35 meter persegi dengan fasilitas lounge, sekretariat, dan ruang ganti,” urai Kadis PUPR.
Pekerjaan gedung mambruk kat Emba dianggarkan sekitar Rp.82 Miliar dari APBD Manokwari.
“Saat ini pembangunan gedung sudah masuk tahap dua, telah menelan anggaran yang terserap Rp. 19 miliar,” akunnya. (*)