Kobahaja, Wisata Rakyat Rasa dan Warna Beda dari Festival Anak Negeri

Event Kobahaja (Koya baru harapan Jayapura) di wilayah Kota, Distrik Muara Tami (Foto : Natyo/TopbNews.com)

Jayapura, TopbNews.com – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata Kota Jayapura kembali menggelar event Kobahaja (Koya baru harapan Jayapura ) di wilayah Kota, Distrik Muara Tami.

mostbet

Kobahaja merupakan wisata rakyat menuju kota baru, sebuah warna lain dari festival yang dipersembahkan bagi masyarakat kota Jayapura khususnya bagi mereka yang berada di wilayah koya dan sekitarnya.

Penjabat Wali Kota Jayapura yang diwakili Plt. Asisten III Setda Kota Jayapura, Nur Biaji membuka secara resmi Wisata Rakyat Kobahaja yang baru pertama kali dilaksanakan di Distrik Muara Tami.

“Saya sebagai pejabat Walikota sangat bangga dan bahagia dapat hadir di tengah-tengah saudara dalam acara yang dilaksanakan pertama kali. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras, kreativitas dan semangat gotong royong komunitas kreatif Jayapura dan juga masyarakat Distrik muara Tami,” katanya.

Plt. Asisten III Setda Kota Jayapura, Nur Baiji saat membacakan sambutan Pj Wali Kota (Foto : Natyo/TopbNews.com)

Acara ini adalah ajang untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif dan potensi agro yang luar biasa di wilayah kita dan ekonomi kreatif dalam rangka pengembangan pembangunan industri pariwisata ekonomi kreatif,” ungkapnya saat membacakan sambutan dari Pj Wali Kota Jayapura, Jumat (13/10) sore.

Ia mengatakan, Festival ini bukan hanya merayakan kekayaan budaya dan alam yang dimiliki tetapi juga merupakan wujud komitmen untuk mengangkat ekonomi lokal dan memberikan harapan baru bagi masyarakat.

“Pariwisata ekonomi kreatif adalah salah satu acara kita untuk memperkuat perekonomian di tingkat lokal kreativitas dan keunikan budaya kita adalah aset yang berharga dan melalui festival ini kita dapat memperlihatkannya kepada dunia,” ujarnya.

Dirinya berharap semua pengusaha dan pelaku ekonomi kreatif untuk terus berinovasi dan menjadikan festival Kobahaja ini sebagai peluang untuk meningkatkan usaha dan menemukan pertumbuhan ekonomi.

“Dalam festival ini mari kita berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pertanian, peternakan maupun pariwisata karena melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, petani dan pelaku usaha kita dapat meningkatkan kualitas produk dan daya saing kita di pasar regional maupun internasional,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kobahaja, Rico Baker mengatakan, pelaksanaan Kobahaja Festival merupakan konsep event dalam bentuk festival dengan inisiasi oleh komunitas kreatif kota Jayapura yang didalamnya terdapat berbagai konten acara wisata.

Penebaran 10ribu bibit ikan di pemancingan Wakoba (Foto : Natyo/TopbNews.com)

“Mulai dari mancing, kreativitas entertainment, pertunjukan pameran dan hiburan tahun 2023 yaitu wisata rakyat menuju Kota Baru . Kobahaja festival digelar sebagai ajang promosi pariwisata dan ekonomi kreatif dalam rangka pengembangan pembangunan industri dan ekonomi khususnya daerah muara Tami,” kata Rico.

Ditambahkannya ada 22 UMKM yang mengisi event Kobahaja, dari berbagai pelaku ekonomi kreatif kuliner dan kriya.

Di tempat yang sama Wakoba Family sebagai pemilik lokasi diselenggarakannya Kobahaja mengatakan, sangat mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan Pemkot Jayapura melalui Dinas pariwisata.

“Kami keluarga besar family sangat mengapresiasi pelaksanaan Kobahaja, semoga dengan pertama kalinya digelar event ini bisa membangkitkan UMKM yang berada di wilayah koya dan sekitarnya. Dan kedepan kami akan sering menggelar kegiatan serupa yang dapat berdampak pada geliat perekonomian di wilayah koya dan sekitarnya” pungkasnya.

Ketua Panitia, Rico Baker (jaket hitam) berfoto bersama (Foto : Natyo/TopbNews.com)

Dalam kesempatan tersebut juga disebar 10 ribu bibit ikan (ikan nila 5 ribu dan ikan mas 5 ribu) yang diberikan Dinas Perikanan Kota Jayapura bagi pemancingan wakoba yang menjadi pusat event Kobahaja untuk digunakan dalam event selanjutnya.

Warga yang hadir dapat menikmati Aneka kuliner, Pameran UMKM, Pameran Bonsai, Camping Ground, Wahana bermain hingga pagelaran musik yang dihadirkan dalam event yang diselenggarakan mulai 12 Oktober hingga 15 Oktober 2023. (*)

Penulis : NatYo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!