
Manokwari, TopbNews.com – Mengawali Rangkaian Rapat Koordinasi Forum Desentralisasi Asimetris Indonesia (FORDASI) Daerah Khusus dan Istimewa Tahun 2023 di Papua Barat, Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar Pameran Otonomi Khusus di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat, Senin (25/9).
Penjabat Gubemur Papua Barat, Paulus Waterpauw usai memimpin apel gabungan didampingi Pj Sekda Papua Barat, Yacobus Fonataba dan para asisten mengunjungi seluruh stand pameran.
Waterpauw mengatakan, pameran ini menampilkan potensi unggulan daerah dan capaian-capaian pembangunan selama pelaksanaan Otsus di Papua Barat.
Potensi-potensi unggulan yang dipamerkan yakni kokoa, pala dan kopi.

“Ada cokelat yang sudah menjadi produk khusus di Jakarta dan dijual juga di Perancis. Itu keunggulan dan perlu kita tingkatkan. Cokelat ini dari Kabupaten Manokwari Selatan. Begitu juga potensi lainnya pala dan kopi,” katanya.
“Terdapat juga posko Stunting dan kemiskinan Ekstrem. Bagaimana kondisi stunting kita saat ini setelah kita lakukan intervensi apa hasilnya kita sampaikan kepada teman-teman. Kita punya sistem Bapak Angkat, sistem elektronik penanganan stunting, juga ada Satgas Penanganan Stunting,” sambung Waterpauw.
Sementara itu, Kepala Biro Otonomi Khusus Setda Papua Barat, Abner Singgir mengatakan, terdapat 8 stand Pameran Otsus yaitu : Stand Potensi Unggulan Daerah, Stand Pemerintah dan Otsus, Stand Pembangunna Infrastruktur, IT, Perumahan, Lingkungan AMPL, Stand Flora dan Fauna Endemik.

Kemudian ada Stand Pembangunan Sektor Ekonomi dan SDA, Stand Pembangunan Manusia dan Masyarakat, Sosial Budaya, Stand Stunting dan Kemiskinan Ekstrem serta Stand Inovasi dan Layanan.
“Stand Pameran Otsus ini khusus bagi OPD dan Biro yang mengelola dana Otonomi Khusus,” terangnya.
Pameran UMKM Otonomi Khusus, akan dibuka selama berlangsungnya Rakor Fordasi, tanggal 26 – 27 September 2023.
Penulis : Tesan