
Manokwari, TopbNews.com – Serapan anggaran pada Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat hingga Agustus 2023 telah mencapai 70 persen.
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Papua Barat, Onasius Pieter Matani menyampaikan, realisasi kegiatan dipastikan akan mencapai 100 persen dengan pagu anggaran sebesar Rp.3 miliar
Onasius Matani menjelaskan, Komisi IV DPR Papua Barat dalam hearing menanyakan tupoksi dan konektivitas yang dilakukan secara internal dan juga komunikasi dengan OPD yang mempunyai tugas berdampingan dengan Biro Pembangunan.
“Kami Biro Pembangunan sub ordinat dari sekretaris daerah, jadi OPD terkait nanti berkomunikasi dengan kami dalam hal pembangunan fisik dan non fisik di seluruh wilayah pemerintahan Provinsi Papua Barat. Kami harus memastikan bahwa progres kemajuan dari pembangunan itu berjalan sesuai dengan arahan dan petunjuk dari Gubernur,” jelasnya kepada media ini, usai hearing baru-baru ini.
Matani menjabarkan tupoksi Biro Administrasi Pembangunan mencakup, Pengendalian APBN APBD; Pengendalian Administrasi Pembangunan di wilayah; dan Pelaporan Pembangunan Keuangan.
“Hearing tadi lebih fokus pada tugas kami di Biro dan kami laporkan pada Komisi IV dalam fungsi pengawasan itu dan mereka akan lihat dari kegiatan kami misalnya penting sekali untuk harus dilakukan maka mereka akan support dengan anggaran,” terangnya.
Ditanyakan besaran anggaran yang diusulkan oleh Biro Administrasi Pembangunan pada Perubahan APBD 2023, Matani mengatakan sebesar Rp.4 miliar.
“Kami ajukan 4 miliar untuk tambahan,” singkatnya seraya menambahkan selama 2 tahun ini pagu anggaran pada Biro Pembangunan mengalami penurunan.
Penulis : Tesan