
Manokwari, TopbNews.com – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw mendorong adanya revitalisasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Papua Barat. Tujuannya untuk mengoptimalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan.
“Perlu dipikirkan oleh kita semua revitalisasi lapas ya. Nanti kita akan bahas dorong bersama, tanggung bersama antara Kemenkumham dan Pemerintah Provinsi,” Katanya disambut tepuk tangan hadirin dalam kegiatan pemberian remisi bagi warga binaan Lapas Klas II Manokwari, Kamis (17/8).
Diharapkan, dengan kolaborasi bersama dapat membangun lapas yang lebih memadai, lebih humanis dan bisa diterima dengan baik oleh warga binaan dalam menjalani program pembinaan di Lapas Manokwari.
Waterpauw mengaku prihatin saat mengunjungi beberapa lapas di Papua Barat. Salah satunya Lapas Klas II B Manokwari, dimana kondisi Lapas saat ini yang dinilai tidak layak sebagai tempat pembinaan bagi warga binaan, karena telah menampung lebih dari kapasitas.
“Saya prihatin dengan kondisi saat ini. Karena jumlah daya tampung yang sudah melebihi atau over capacity. Ini jadi catatan kita bersama,” ujarnya.
Untuk diketahui, daya tampung Lapas Klas II B Manokwari yaitu 120 orang, namun kini telah menampung lebih dari 400 warga binaan.
Penulis : Tesan