Bupati Hermus Tekankan Penanganan Kasus Stunting, Perbaiki Substantif dan Struktural

Bupati Manokwari, Hermus Indou saat menyampaikan arahan (Foto : Tesan/TopbNews.com)

mostbet

Manokwari, TopbNews.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou menyampaikan perlu adanya perbaikan penanganan kasus stunting dari sisi substantif dan struktural.

Secara substantif kata Bupati Hermus terkait dengan asupan gizi dan pola asuh, pernikahan dini, lingkungan dan sanitasi.

“Sedangkan perbaikan struktural terkait dengan fungsi kerja Pemerintah Kabupaten Manokwari dan juga Dinas Kesehatan dan OPD terkait lainnya,” ujar Bupati Hermus dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Manokwari bersama Dinas Kesehtan, Tim Penggerak PKK, Kepala Puskesmas dan Ahli Giz,i Selasa (8/8) di Aula DPD PWKI Provinsi Papua Barat.

Bupati menjelaskan, sosialisasi harus gencar dilakukan sehingga masyarakat memahami asupan gizi dan pola asuh yang tepat bagi anak serta usia nikah yang matang untuk menghindari pernikahan dini.

“Kita tidak bisa melarang seseorang untuk menikah dan hamil tapi dengan sosialisasi yang dilakukan oleh kader PKK, puskesmas dan instansi terkait para orangtua dan remaja akan memahami resiko hamil pada usia dini,” terangnya.

Bupati mengingatkan seluruh pihak untuk memperhatikan para kader yang bekerja dengan baik dengan melihat progres penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem di hari ke-62.

“Pakai instrumen yang benar sehingga data kita dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Karena untuk membangun kualitas SDM kita, terlebih dulu kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” Ujar Bupati Hermus.

Rapat Koordinasi Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Manokwari bersama Dinas Kesehatan, TP PKK, Kepala Puskesmas dan tenaga ahli gizi (Foto : Tesan/TopbNews.com)

“Kepada Bappeda untuk mengorganisir semua OPD terkait, tinggal 135 anak ini kenapa. Turun identifikasi masalah mereka. Kalau memang harus bangun toilet untuk mereka kita bangun, kalau rumah mereka rusak, ya sudah itu nanti karena kita tidak bisa, sentuh semua. Kalau tahun ini dana tidak cukup, tahun depan kita optimalkan tangani dengan baik,” Sambungnya.

Rapat koordinasi dipimpin Sekda Manokwari, Henri Sembiring dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manokwari, Febelina Wondiwo, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Dinas Sosial, para Kepala Puskesmas, serta tenaga ahli gizi. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!