Serahkan 7 Poin Aspirasi, Masyarakat Adat Mbaham Matta Harap Ditindaklanjuti

Bupati Fak-Fak, Untung Tamsil saat serahkan Cenderamata Pigura bergambar Wapres Ma’ruf Amin, Jumat 14/7/2023 (Foto : Istimewa)

Fak-Fak, TopbNews.com – Masyarakat Adat Mbaham Matta di Kabupaten Fak-Fak, Wilayah Adat Bomberay menyerahkan Dokumen Aspirasi yang memuat 7 poin kepada Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin setelah sesi Wewowo (dialog) di Fak-Fak, Jumat (14/7).

7 Poin Aspirasi Masyarakat Adat Mbaham Matta tersebut adalah;

  1. Mendorong pembangunan Papua Culture Center (PCC) dan penetapan Filosofi Satu Tungku Tiga Batu sebagai Simbol Peradaban di Semenanjung Onim;
  2. Meminta perhatian Pemerintah Pusat dalam bentuk Rekening Dana Abadi yang dikhususkan terhadap Pemberdayaan Masyarakat Adat;
  3. Mendorong Penetapan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Barat Tengah sebagai Provinsi dengan status Daerah Istimewa;
  4. Mendorong pengembangan Komoditi Unggulan Henggi Thomandin (Pala Negeri) dalam bentuk Pembangunan Pabrik Pengolahan Pala dengan segala jenis produk turunannya, akses permodalan dan pemasaran;
  5. Mendorong Pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) Migas dan Minerba secara maksimal berpihak pada kesejahteraan masyarakat;
  6. Mendorong Evaluasi Kebijakan Corporate Social Responsibility (CSR) British Petroleum (BP Tangguh) berkenaan TRAIN 3 – Sumur Gas Ubadari;
  7. Mendorong Pengkajian AMDAL Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Permenko Perekonomian Nomor 21 Tahun 2022 di Kabupaten Fak-Fak yang berpihak pada kepentingan Masyarakat Adat.

Masyarakat Mbaham Matta berharap, Aspirasi yang telah diserahkan secara langsung kepada orang nomor 2 di Indonesia itu, dapat diperhatikan dan tindaklanjuti ke depan oleh Pemerintah Pusat.

Jouw Arif Rumagesan saat serahkan tas tradisional Tomang kepada Wapres Ma’ruf Amin, Jumat 14/7/2023 (Foto : Istimewa)

Aspirasi itu ditandatangani oleh Ketua Dewan Adat Mbaham Matta Fak-Fak, Jouw Domianus Tuturop; Sekretaris LMA Fak-Fak, Willy Hegemur; Raja Patipi, Atarai Iba; Raja Arguni, Hanafi Paus-Paus; Raja PegPeg Sekar, Jouw Arif Rumagesan; Raja Fatagar, Taufiq Uswanas; Tokoh Masyarakat, Agustinus Kabes; dan Raja Muda Wertuar, Umar Heremba.

Di akhir sesi Dialog, Masyarakat Adat yang diwakili oleh Ketua Dewan Adat Mbaham Matta, Jouw Domianus Tuturop dan Kepala Pemerintahan Adat Petuanan Pegpeg Sekar, Jouw Arif Rumagesan, memberikan Cendramata berupa Mas Negeri Fak-Fak “Wendy” dan Tas tradisional “Tomang” kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin, sebagai ucapan terimakasih atas kunjungannya sekaligus sebagai ikatan persaudaraan dan penyampaian Amanat dari Suku Mbaham Matta kepada Wapres untuk mendorong Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus pada Aspirasi Masyarakat Kabupaten Fak-Fak yang disampaikan.

Pada kesempatan itu, Bupati Fak-Fak, Untung Tamsil juga memberikan kenang-kenangan berupa Pigura lukisan Foto Wapres, karya pelukis lokal Fak-Fak.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!