
Manokwari, Topbnews.com – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, dinilai banyak membawa perubahan bagi Provinsi Papua Barat. Penilaian ini disampaikan Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung.
Menurutnya, Perkembangan Provinsi Papua Barat begitu cepat setelah Paulus Waterpauw menjabat sebagai Pj Gubernur Papua Barat.
“Saya rasakan betul karena saya membidangi politik dan pemerintahan dalam negeri, urusannya dengan Kepala Daerah. Kami tahu Kepala Daerah di seluruh Provinsi kerja apa saja, buat apa saja termasuk buat salah apa saja, kami tahu,” ungkapnya di Manokwari, Sabtu (17/6).
Dikatakannya, Waterpauw merupakan Penjabat Gubernur pertama yang sangat membantu kerja Komisi II yang pada saat itu melakukan proses pemekaran, terutama di Papua Barat.
“Pak Paulus bolak-balik Jakarta untuk kita minta bantuan,” katanya.
Ia menuturkan, masih banyak “PR” (Pekerjaan Rumah) yang ditinggalkan Gubernur sebelumnya. Namun dengan waktu yang singkat, Waterpauw dapat menyelesaikannya.

“Saya juga tahu banyak PR yang ditinggalkan oleh Gubernur sebelumnya, tapi pak Pj bisa menyelesaikan. Bahkan ada pekerjaan yang menurut saya tidak masuk akal yaitu menyelesaikan 21 Perdasi/Perdasus dalam 21 hari,” ujarnya.
“Saya kira tidak banyak Kepala Daerah yang bekerja segila itu. Saya tahu pak Paulus datang ke jakarta lobi Kementerian ini itu, ke luar negeri berusaha membawa investasi, membawa program-program untuk pembangunan di Papua Barat. Tadi itu buktinya disampaikan, sekali jalan PUPR dapat lima program strategis di Kabupaten Manokwari,” urainya.
Dikatakannya, sudah banyak karya dan prestasi yang diukir Waterpauw, padahal ia masih seorang Penjabat. Atas dasar itu, kata Doli wajar saja jika pemerintah memperpanjang 1 tahun jabatannya setelah dievaluasi.
“Jadi rasa-rasanya, Golkar tidak berlebihan kalau kami mendukung Paulus Waterpauw menjadi calon Gubernur Papua Barat. Kalau saudara-saudara setuju. Ini pandangan saya sebagai Ketua Komisi II, bukan sebagai Wakil Ketua Umum Golkar. Karena ketemu ini, Golkar partai dengan doktrin karya ke-karyaan, dan yang satu buat karya banyak, ya nyambung. Tapi nanti kita putuskan, ada saatnya ada momentumnya,” pungkas Doli, yang disambut tepuk tangan hadirin.
Penulis : Tesan