
Bupati Manokwari, Hermus Indou bersama Tim Safari Ramadhan 2023 saat berbincang bersama warga bekas korban kebakaran di Kompleks Borobudur, Sabtu (15/4). (Foto: Hengky Kadiwaru/ TopbNews.com)
Manokwari, TopbNews– Bupati Manokwari, Hermus Indou kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam penataan kawasan pesisir. Warga tetap tidak diperbolehkan membangun bangunan permanen di sana.
Hal itu ditegaskan bupati saat berkunjung ke Masjid Al Hasanah, Borobudur II dan bersilahturahmi bersama warga yang rumahnya terbakar akhir 2021 lalu, Sabtu (15/4). Selain bersama jamaah Masjid Al Hasanah, bupati dan tim safari juga bersilahturahmi dengan masyarakat Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara.
“Pasca kebakaran, pemerintah berkomitmen membangun kawasan Pesisir Borobudur ini sebagai kawasan bebas kumuh. Pembangunannya akan dilaksanakan secara bertahap. Untuk itu warga dilarang membangun bangunan yang permanen,” katanya.
Sementara terkait rumah ibadah darurat yang selama ini dibutuhkan warga, bupati mengakui kondisi masjid yang ada belum layak. Pemerintah, lanjut Hermus, aan berupaya agar tempat ibadah tersebut bisa direnovasi. “Ada aspirasi yang sudah disampaikan. Usai lebaran, Pemerintah Manokwari akan langsung turun dan berkoordinasi dengan pengurus masjid untuk mempersiapkan renovasi Masjid,” ujar Bupati Hermus.
Dalam kunjungan ini, bupati menyerahkan bantuan kepada Pengurus KKST dan pengurus masjid masing-masing sebesar Rp.15 juta.
Pada kesempatan ini, bupati juga berharap bisa saling bersinergi dalam pembangunan. Dia juga berharap dalam momentum puasa kali ini, masyarakat bisa menjaga persatuan dan kesatuan “Menjadi suatu kehormatan untuk ada bersama-sama dengan warga Borobudur,” ujar bupati seraya mengakui jika keberadaan nelayan sebagai pejuang yang memenuhi kebutuhan ikan masyarakat di Manokwari. (*)
Penulis : Tesan