
Merauke, TopbNews- Tim Falakiyah Provinsi Papua dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, Rabu (22/3) sore tidak melihat hilal karena tebalnya awan. Lokasi pemantauan hilal yang terletak di Pantai Lampu Satu, Kabupaten Merauke dipilih karena dinilai memenuhi syarat untuk pemantauan hilal. Sebab berada di bagian ujung barat dan mempunyai jangkauan pandang melihat hilal.
Pemantauan hilal awal Ramadhan 1444 H dilaksanakan serentak pada tanggal 22 Maret 2022 di 124 titik di seluruh Indonesia. Di Papua hilal mulai diamati pada pukul 17.48 WIT.
“Ini sekarang sudah 7 derajat seperti yang disampaikan BMKG. Jadi Inshaallah sebentar kita sudah bisa salat Tarawih,” jelas Ketua Tim Falakiyah Provinsi Papua, Hendra Yulia Rahman.
Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Klemens Taran, mengatakan meski tinggi hilal sudah setinggi 7 derajat, namun keputusan resmi tetap menunggu sidang yang digelar pemerintah. Pada kesempatan itu, mewakili pemerintah, dia mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Islam di Papua.
Hadir dalam pemantauan hilal, Kepala BMKG Metereologi Merauke Gatot Rudiantoro, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Merauke serta sejumlah perwakilan ormas Islam di Merauke. (*)
Penulis: Natalia