
Sorong, TopbNews.com– Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat pengabdiannya kepada masyarakat melalui kegiatan Serbuan Teritorial TNI Tahun Anggaran 2026.
Kali ini, kegiatan tersebut menyasar wilayah Kampung Klamnik, dengan fokus membantu pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang belum tersentuh secara maksimal oleh program pemerintah.
Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah teritorial Korem 181/Praja Vira Tama (PVT) Sorong tersebut resmi dibuka melalui upacara pada Rabu (4/11).
Pembukaan kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya, Alfons Kambu, serta Komandan Korem (Danrem) 181/PVT, Brigjen TNI Slamet Riadi.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh tokoh masyarakat Kampung Klamnik, Yahya Waa, bersama masyarakat setempat. Penyambutan dilanjutkan dengan prosesi pengalungan kepada Wakil Gubernur, Ketua MRP, dan Danrem 181/PVT.
Dalam sambutannya, Yahya menyampaikan rasa bahagia dan terima kasih atas kunjungan para pimpinan daerah dan jajaran TNI. Menurutnya, masyarakat telah lama menantikan kehadiran para pemimpin mereka di Kampung Klamnik.
“Kami masyarakat Kampung Klamnik mengucapkan selamat datang kepada pemimpin kami, terlebih khusus Wakil Gubernur Papua Barat Daya. Kami sudah lama menunggu, dan pada akhirnya kami bisa melihat kedatangan Bapak”, ujar Yahya.
Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi menjelaskan bahwa Serbuan Teritorial TNI merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, sekaligus upaya membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk membantu masyarakat di sekitar kita, membantu pemerintah daerah dalam rangka menyejahterakan masyarakat, termasuk juga pembangunan yang ada di wilayah-wilayah yang kurang tersentuh”, jelas Slamet.
Ia mengatakan, sebelum kegiatan dilaksanakan, jajaran Korem 181/PVT telah melakukan survei untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta lokasi yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
“Kemarin juga sudah kita survei tempat-tempat yang memerlukan bantuan. Tempat-tempat yang tidak tersentuh oleh pemerintah daerah, kita akan bantu”, ungkapnya.

Slamet berharap kegiatan tersebut dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain membantu pembangunan daerah, kegiatan ini juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Serbuan Teritorial TNI TA 2026 melibatkan kurang lebih 120 personel TNI.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panglima TNI Jenderal TNI Subiyanto serta jajaran TNI, khususnya Kodam XVIII/Kasuari dan Korem 181/PVT Sorong, atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Ahmad Nausrau, pelaksanaan Serbuan Teritorial merupakan bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan hanya sebatas slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi langsung yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Panglima TNI melalui Kodam XVIII/Kasuari, dan secara teknis dilaksanakan oleh Korem 181/PVT Sorong. Ini sekali lagi menunjukkan bahwa TNI Manunggal itu tidak sekadar slogan, tetapi diwujudkan secara nyata melalui Serbuan Teritorial TNI TA 2026 di wilayah 181/PVT. Anggarannya seratus persen dari Mabes TNI AD”, ujar Ahmad Nausrau.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat, sehingga pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan hingga ke pelosok Papua Barat Daya. (*)
Penulis : Salmon/Rian