Bergantung Stok Pinang, Pedagang di Plaza Pinang Primkopal Berjualan hingga Malam

Manokwari, TopbNews.com – Aktivitas perdagangan pinang dan sirih terlihat di Plaza Pinang Primkopal, Manokwari, Senin (3/11). Salah seorang pedagang, Yale, mengaku telah menjalankan usahanya di lokasi tersebut selama kurang lebih dua bulan.

Dalam kesehariannya, Yale mulai berjualan sejak pagi hingga malam hari. Namun, waktu berjualan tidak menentu karena bergantung pada ketersediaan stok pinang.

“Kalau ada pinang bisa jualan, kalau tidak ada pinang berari saya istirahat”, ujar Yale saat ditemui di Plaza Pinang Primkopal.

Ia mengatakan, waktu pulang juga tidak menentu. Terkadang dirinya menutup lapak pada pukul 20.00 WIT, 22.00 WIT, bahkan hingga 23.00 WIT.

“Tergantung dari mood saja. Kadang saya pulang cepat”, ungkapnya.

Terkait aktivitas pembeli, Yale mengakui bahwa kondisi saat ini belum terlalu ramai. Jumlah pembeli masih tergolong sepi.

Selain pinang, sirih juga menjadi salah satu komoditas yang dijual. Sirih yang dipasarkan tersebut didatangkan dari Jayapura. Terkait harga, Yale menyebutkan sirih dijual sekitar Rp550 ribu/kilonya.

Sementara itu, harga pinang menyesuaikan dengan ketersediaan stok dan pasokan.
Di sisi lain, saat ditanya mengenai keamanan berjualan di Plaza Pinang Primkopal, Yale memastikan bahwa kondisi di lokasi tersebut aman.

“Disini aman” jawabnya singkat.

Diketahui, Plaza Pinang Primkopal Manokwari baru beroperasi sekitar dua bulan. Para pedagang sebelumnya berjualan di lampu merah Sanggeng, sebelum dipindahkan.

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!