Sekolah Berpola Asrama, Bupati Tunggu Kajian Akademik

Bupati Manokwari, Hermus Indou saat diwawancarai awak media, Senin (20/2). (Foto: TS/TopbNews)

Manokwari, TopbNews – Pemerintah, terus mendorong upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui program sekolah berpola asrama. Bahkan metode ini, menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Manokwari. Sejumlah langkah telah dilakukan pemerintah untuk mempercepat penerapan sekolah berpola asrama itu.

Bupati Manokwari, Hermus Indou kepada media mengatakan pemerintah tengah melakukan kajian akademik terkait program ini. Melalui kajian, kata Hermus, pemerintah akan menentukan sekolah mana yang akan menerapan pola ini. Termasuk memutuskan apakah pemerintah perlu membangun sekolah baru dengan pola asrama.

“Fokusnya pada pendidikan SMP, SMA/SMK. Diharapkan dapat dilaksanakan secepatnya namun harus disiapkan kajian akademiknya lebih dulu,” ujar Hermus usai menghadiri ramah tamah HUT ke-72 SD YPPK Santa Sisilia, Senin (20/2).

“Kita akan lihat. Untuk SMP negeri apakah SMPN 1, SMPN 2 atau SMPN 3. Kita akan lihat sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk sekolah-sekolah swasta yang diselenggarakan oleh yayasan pendidikan swasta seperti Katolik, kita akan perkuat SMP Katolik Villanova di Maripi,” katanya.

Pemerintah dipastikan akan bekerjasama dengan komite sekolah dan pimpinan yayasan untuk memastikan kebutuhan sekolah. “SMP Yapis, Advent dan juga YPPGI akan dilihat. Kita berharap itu akan menjadi sekolah model yang sistem pendidikannya berbeda dengan pendidikan SMP pada umumnya yang tentu menekankan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kurikulum pendidikan yang jauh lebih kompetitif guna membangun SDM khususnya siswa SMP yang lebih berprestasi,” jelasnya.

Sementara untuk SMA, Hermus mengatakan, pemerintah akan fokus pada SMA Taruna Kasuari, juga SMA lain yang lebih dulu menerapkan sekolah berpola asmara.

“Sekolah lain yang akan diperkuat adalah SMA Katolik Villanova yang menjadi embrio sekolah berpola asrama yang selama ini telah berjalan,” terangnya

Bupati Hermus menambahkan, Pemkab Manokwari juga akan melihat satu SMA/SMK di dataran Warmare, Prafi, Masni, dan Sidey (Warpramasi) untuk dijadikan sekolah unggulan berpola asrama.

“Inilah bagian dari upaya Pemkab Manokwari untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Manokwari tanpa mengabaikan tanggung jawab pemerintah terhadap pembinaan sekolah-sekolah lainnya,” tandasnya. (*)

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!