10 Kampung di Distrik Tembuni Terima Dana Padat Karya, Yomima Ibori Tekankan Pemanfaatan Tepat Sasaran

Bintuni, TopbNews.com – Pemerintah Distrik Tembuni mulai menyalurkan program Dana Padat Karya kepada 10 kampung di wilayah Distrik Tembuni, Rabu (8/7/2026). Masing-masing kampung menerima alokasi dana sebesar Rp30 juta sebagai bagian dari upaya pemerintah mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program padat karya.

Penyerahan dana berlangsung di Kantor Distrik Tembuni dan dihadiri seluruh kepala kampung se-Distrik Tembuni. Kegiatan tersebut juga disaksikan oleh masyarakat serta jajaran staf Distrik Tembuni.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Tembuni, Yomima Ibori, mengatakan besaran dana yang diterima setiap kampung memang belum cukup untuk membiayai pembangunan infrastruktur berskala besar.

Meski demikian, ia meminta pemerintah kampung dapat memanfaatkan anggaran tersebut secara efektif sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Ini merupakan dana dari pemerintah pusat. Memang kalau digunakan untuk pengecoran jalan tentu belum mencukupi, tetapi saya berharap pemerintah kampung dapat memikirkan kegiatan lain yang lebih bermanfaat dan tepat sasaran bagi masyarakat”, ujar Yomima.

Selain menekankan pemanfaatan anggaran, Yomima juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi data penerima bantuan pemerintah.

Menurutnya, kesesuaian data antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), pemerintah distrik, dan pemerintah kampung menjadi kunci agar seluruh program bantuan pemerintah, baik dari pusat maupun daerah, dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

“Kita harus menyinkronkan data antara Disdukcapil, pemerintah distrik, dan pemerintah kampung. Kepala kampung memiliki peran penting karena mereka yang paling mengetahui kondisi warganya. Dengan data yang akurat, bantuan pemerintah akan lebih tepat sasaran”, tegasnya.

Yomima menjelaskan, total alokasi Dana Padat Karya yang diterima Distrik Tembuni pada tahun 2026 mencapai Rp600 juta. Namun, pencairannya dilakukan secara bertahap. Tahap pertama sebesar Rp300 juta telah disalurkan kepada 10 kampung, sedangkan tahap kedua senilai Rp300 juta dijadwalkan cair pada Desember 2026.

Pemerintah Distrik Tembuni berharap program padat karya tidak hanya mampu meningkatkan aktivitas pembangunan di tingkat kampung, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!