Wagub Lakotani Resmi Buka Pesparani IV, Ajak Umat Perkuat Iman dan Persaudaraan di Teluk Bintuni

Bintuni, TopbNews.com – Wakil Gubernur Papua Barat, Muhamad Lakotani, secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 di Gedung GSG Kabupaten Teluk Bintuni, (7/7/2026).

Pembukaan berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan dihadiri kontingen dari seluruh kabupaten di Papua Barat, tokoh agama, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Lakotani yang hadir mewakili Gubernur Papua Barat menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan kontingen.

Ia mengatakan, kehadiran para peserta di Teluk Bintuni bukan semata untuk mengikuti perlombaan, tetapi menjadi bagian dari perjumpaan iman, mempererat persaudaraan, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Papua Barat yang damai dan harmonis.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen Pesparani IV. Kehadiran saudara-saudara di Teluk Bintuni bukan hanya mengikuti kompetisi, tetapi menjadi momentum mempererat persaudaraan, membangun iman, dan memperkuat kebersamaan”, ujar Lakotani.

Ia menegaskan, Pesparani memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar ajang perlombaan paduan suara gerejani.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wadah pembinaan umat Katolik dalam memperkuat nilai-nilai Kristiani, membentuk karakter generasi muda, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan gereja melalui pujian dan nyanyian rohani.

“Pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas iman, moral, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat. Karena itu pemerintah memandang Pesparani sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan”, katanya.

Lakotani juga mengingatkan bahwa Papua Barat merupakan rumah besar bagi masyarakat yang hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Keberagaman tersebut, menurutnya, harus terus dipelihara sebagai kekuatan untuk menjaga persatuan dan kedamaian.

“Nilai toleransi, saling menghormati, gotong royong, dan persaudaraan merupakan modal sosial yang sangat berharga. Melalui Pesparani kita memperkuat kerukunan antarumat beragama sekaligus memperkokoh semangat kebangsaan”, ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat, lanjut Lakotani, berkomitmen mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan manusia seutuhnya. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti setiap cabang lomba dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan dewan juri, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan meningkatkan kualitas pelayanan di gereja masing-masing.

“Menang bukan tujuan utama. Jadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berkarya, dan apabila belum berhasil, terimalah dengan lapang dada sebagai bagian dari proses pembelajaran”, pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Teluk Bintuni, panitia pelaksana, para sponsor, serta seluruh masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan Pesparani IV.

Ia turut mengapresiasi keberhasilan Papua Barat menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, serta suksesnya berbagai kegiatan keagamaan lainnya meski berada di tengah keterbatasan fiskal.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat, Papua Barat mampu menyelenggarakan berbagai agenda besar dengan baik. Modal kebersamaan inilah yang harus terus kita jaga untuk membangun Papua Barat yang religius, toleran, inklusif, maju, dan berdaya saing”, tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Lakotani berharap seluruh rangkaian Pesparani IV Tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses, sekaligus menghasilkan kontingen terbaik yang akan mewakili Papua Barat pada ajang Pesparani tingkat nasional.

“Kiranya puji-pujian yang dipersembahkan selama kegiatan ini membawa damai Tuhan bagi kita semua serta menjadi berkat bagi pembangunan Papua Barat yang semakin maju dan harmonis”, pungkasnya. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!