Teluk Bintuni Siap Sambut 847 Peserta Pesparani Papua Barat

Bintuni, TopbNews.com – Kabupaten Teluk Bintuni siap menjadi tuan rumah Pesparani Tingkat Provinsi Papua Barat 2026. Sebanyak 847 peserta dari enam kabupaten dipastikan ambil bagian dalam ajang keagamaan umat Katolik terbesar di Papua Barat tersebut.

Peserta berasal dari Manokwari, Fakfak, Kaimana, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, dan Teluk Bintuni selaku tuan rumah. Kehadiran mereka akan menjadikan Teluk Bintuni pusat pertemuan umat sekaligus panggung pembinaan seni liturgi dan budaya gerejani.

Sebagai tuan rumah, Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara turun langsung meninjau lokasi penginapan kontingen bersama panitia. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas siap saat peserta berdatangan.

Panitia menyiapkan enam titik penginapan sesuai asal kontingen. Kontingen Teluk Bintuni 233 peserta di SMA YPPK Arnoldus Jansen. Teluk Wondama 40 peserta di SD YPPK Santo Yohanes. Manokwari 155 peserta di SMA Sanewesyen. Manokwari Selatan di SD Terpadu, Fakfak di SMP YPPK Santa Monika, dan Kaimana di SMP Terpadu.

Joko Lingara yang juga Ketua Umum Panitia Pesparani menyebut kesiapan penyelenggaraan saat ini sudah 95 persen.

“Kami bersama panitia mengecek langsung enam titik penginapan. Secara umum persiapan sudah 95 persen,” ujarnya.

Peserta luar daerah dijadwalkan tiba beberapa hari sebelum pembukaan. Panitia menyiapkan tarian adat tujuh suku untuk menyambut kedatangan mereka sebagai representasi budaya asli Teluk Bintuni.

Selain gedung dan ruang istirahat, panitia fokus memastikan air bersih, kamar mandi, dan toilet siap digunakan. Fasilitas yang masih perlu dibenahi diminta segera diselesaikan demi kenyamanan peserta.

Pesparani Provinsi Papua Barat 2026 mempertandingkan 13 cabang lomba. Tiga lokasi utama perlombaan yakni GSG Kalikodok, Aula Paroki Santo Yohanes, dan Gereja Katolik Santo Yohanes.

Dengan kesiapan hampir rampung, Teluk Bintuni bersiap menyambut ratusan peserta dari berbagai daerah. Ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan dan semangat pelayanan umat. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!