
Bintuni, TopbNews.com – Komitmen Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus diwujudkan.
Kali ini, sebanyak 10 pelaku UMKM di Kabupaten Teluk Bintuni menerima bantuan modal usaha yang disalurkan langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat, Lamek Dowansiba, Sabtu (30/5/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari target besar HIPMI Papua Barat untuk menjangkau dan membina 300 pelaku UMKM di seluruh Papua Barat sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lebih banyak wirausaha mandiri.
Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat, Lamek Dowansiba, mengatakan pengembangan sektor UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat ekonomi daerah sekaligus membuka peluang usaha bagi generasi muda Papua agar dapat berkontribusi dalam pembangunan.
Menurutnya, HIPMI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi pengusaha, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

“HIPMI ingin hadir sebagai mitra bagi para pelaku UMKM. Bantuan modal usaha ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendorong pengusaha lokal naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat”, ujar Lamek saat menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat di Teluk Bintuni.
Lamek menjelaskan, program bantuan modal usaha yang digagas pada masa kepemimpinannya merupakan bagian dari target pembinaan terhadap 300 pelaku usaha di Papua Barat.
“Saya mengapresiasi rekan-rekan BPC HIPMI Teluk Bintuni yang aktif menjalankan roda organisasi. Pada tahap awal ini kami berkesempatan bertemu langsung dan menyerahkan dukungan modal usaha kepada 10 pelaku UMKM. Ke depan jumlah penerima manfaat akan terus ditingkatkan”, katanya.
Anggota DPD RI asal Papua Barat itu menegaskan bahwa yang dibangun HIPMI bukan hanya bantuan permodalan semata, tetapi juga semangat kewirausahaan, jejaring bisnis, serta akses pengembangan usaha yang lebih luas.
“Yang kami bangun bukan hanya bantuan modal, tetapi juga semangat berwirausaha, jaringan bisnis, serta akses pengembangan usaha. Kami ingin UMKM tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi daerah”, tegasnya.
Ia juga menilai dukungan terhadap UMKM harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi kewirausahaan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas pelaku usaha sekaligus memperluas akses pasar.
Lamek berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para penerima untuk mengembangkan usaha mereka dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, BPC HIPMI Teluk Bintuni di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ayor Kosepa terus didorong untuk membangun jejaring bisnis yang lebih kuat dengan berbagai sektor kemitraan, termasuk menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.
Langkah tersebut bertujuan membuka peluang usaha dan pengembangan bisnis bagi pelaku usaha pemula maupun UMKM lokal agar mampu bersaing dan berkembang.
“Kepada seluruh jajaran pengurus BPC HIPMI Teluk Bintuni, saya berharap terus meningkatkan akses kemitraan, pemasaran, hingga peluang investasi bagi pengusaha lokal”, pesan Lamek.
Salah satu penerima bantuan, Suryadi Kaitam, pelaku usaha penampung ikan di Teluk Bintuni, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan HIPMI kepada pelaku usaha kecil.
“Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan usaha. Sebagai pengusaha asli Papua, kami merasa didukung untuk terus bertumbuh dan meningkatkan kapasitas usaha yang kami jalankan”, ujarnya.
Program bantuan modal usaha tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lebih banyak wirausaha baru, memperkuat UMKM lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Papua Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus HIPMI Papua Barat Departemen Industri Pertahanan, Kimia dan Farmasi James Aisoki, Ketua Umum BPC HIPMI Teluk Bintuni Ayor Kosepa, Sekretaris Umum Adrian Kairupan, jajaran pengurus HIPMI Teluk Bintuni, serta para pelaku UMKM penerima manfaat. (*/rls)