Pemerintah Alokasikan Rp38,2 Miliar untuk Revitalisasi 35 Sekolah di Teluk Bintuni

Bintuni, TopbNews.com – Pemerintah Pusat mengalokasikan Rp38,2 miliar untuk revitalisasi sekolah di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Hasil Terbaik Cepat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti meresmikan program tersebut di SMP Negeri 2 Manimeri, Kampung Korano Jaya, Distrik Manimeri, Jumat (29/5/2026).

Total anggaran terdiri dari Rp17,5 miliar untuk 10 satuan pendidikan tahun anggaran 2025 dan Rp20,7 miliar untuk 25 satuan pendidikan tahun 2026.

10 sekolah penerima revitalisasi 2025 yang diresmikan: TK Pertiwi Barma Baru, SMP Satu Atap Meyerga, SD Negeri 1 Bintuni Timur, SMP Negeri 2 Aranday, SD Negeri 3 Manimeri, SMP Negeri Jagiro, SD Negeri Terpadu Bintuni, SMP Harmoni School Terpadu, SMP Negeri 2 Manimeri, dan SMA Negeri Babo.

Untuk 2026, mock-up diserahkan ke perwakilan 25 sekolah penerima yang sudah menandatangani Perjanjian Kerja Sama, antara lain TK Pertiwi Taroy, SMP Negeri Taroy, SD Negeri Babo, dan SMA Negeri Saengga.

Mendikdasmen juga meninjau pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi YPPK Santo Fransiskus di Kampung Muturi, Distrik Manimeri.

Abdul Mu’ti menyebut revitalisasi dan digitalisasi sekolah sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Revitalisasi bukan hanya membangun gedung, tapi menciptakan lingkungan belajar aman, sehat, bersih, nyaman, dan indah. Sekolah harus jadi rumah kedua anak-anak kita,” ujarnya.

Program mencakup pembangunan gedung baru, rehabilitasi ruang kelas, peningkatan sanitasi, dan penguatan sarana pembelajaran PAUD hingga SMA. Pelaksanaan merujuk Permendikdasmen Nomor 06 Tahun 2026.

Pemkab Teluk Bintuni menilai program ini mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Papua Barat.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!